PULANG PISAU – Ribuan warga tumpah ruah di Lapangan Handep Hapakat, Kecamatan Kahayan Hilir, Kamis 29 Mei 2025, untuk mendapatkan bahan pangan strategis dengan harga miring dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau.
GPM ini menjual berbagai kebutuhan pokok seperti beras 5 kg seharga Rp60.000, minyak goreng 1 liter Rp14.000, gula pasir 1 kg Rp16.000, bawang merah 1 kg Rp28.000, bawang putih 1 kg Rp35.000, dan telur ayam 1 tray Rp50.000. Harga yang jauh di bawah pasar inilah yang memicu antusiasme warga, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pulang Pisau, Paridah Ernawati, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam mengendalikan harga serta menjaga ketersediaan pangan menjelang hari besar keagamaan.
“Ini bukan sekadar pasar murah, tapi juga bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat,” ujarnya.
Paridah menambahkan bahwa selain menjaga stabilitas harga, kegiatan ini bertujuan membuka akses pangan murah yang aman dan berkualitas, khususnya bagi masyarakat di wilayah Kahayan Hilir.
“Masyarakat tidak hanya memperoleh harga terjangkau, tapi juga jaminan mutu dan keamanan pangan,” tambahnya.
Adapun stok komoditas yang disiapkan dalam kegiatan ini mencakup 5 ton beras, 200 kg bawang merah, 150 kg bawang putih, 500 liter minyak goreng kemasan, 500 kg gula pasir, dan 150 tray telur ayam ras. Semua bahan pangan ini ludes diserbu warga hanya dalam beberapa jam.
Paridah berharap gerakan ini bisa menekan potensi inflasi daerah serta membantu masyarakat menghadapi naiknya kebutuhan pokok menjelang hari raya.
“Semoga kegiatan GPM ini menjadi solusi nyata untuk masyarakat dan bisa terus berlanjut di momen-momen penting lainnya,” pungkasnya. (ds)












