PULANG PISAU – Mengantisipasi musim kering yang rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polres Pulang Pisau melalui Satuan Samapta menggelar simulasi terpadu dan patroli edukatif pada Sabtu 31 Mei 2024. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana yang kerap berulang tiap tahun.
Kegiatan dimulai dengan apel pengecekan personel dan kesiapan sarana prasarana (sarpras), yang digelar di halaman Mapolres Pulang Pisau. Apel ini bertujuan memastikan seluruh unit mampu merespons cepat dan tepat jika karhutla terjadi di wilayah rawan.
Simulasi kemudian dilanjutkan dengan Patroli MAJA, yaitu patroli sambang masyarakat berbasis edukasi. Petugas menyusuri titik-titik rawan kebakaran sembari memberikan imbauan langsung kepada warga agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.
Selain patroli, tim gabungan juga melaksanakan ground check terhadap titik hotspot yang terpantau melalui satelit. Pengecekan ini krusial untuk mengetahui kondisi riil di lapangan dan menentukan langkah cepat dalam menanggulangi potensi kebakaran.
Kapolres Pulang Pisau AKBP Iqbal Sengaji, melalui Kasat Samapta Iptu Sumijiyarto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pihaknya dalam melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak buruk karhutla. “Kesiapan personel dan peralatan menjadi kunci keberhasilan penanganan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim juga sempat memadamkan titik api yang ditemukan di lapangan, disertai dengan pemasangan garis polisi untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut apabila terindikasi adanya unsur kesengajaan.
Polres Pulang Pisau menyatakan akan terus meningkatkan keterampilan personel, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan menjaga komunikasi aktif dengan masyarakat sebagai upaya bersama menekan angka karhutla di daerah ini. (ds)












