PALANGKA RAYA – Calon Bupati Barito Utara, Jimmy Carter, mengakui bahwa nama besar Nadalsyah alias Koyem, mantan Bupati Barito Utara dua periode, menjadi salah satu kekuatan politik yang dapat membantunya memenangkan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Barito Utara.
Jimmy menyebut, sosok Koyem yang kini menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Tengah sangat berpengaruh dalam perolehan suara nanti.Jimmy Carter Bidik Kemenangan di PSU Barut, Gandeng Pengaruh Besar Koyem
“Pasti, karena Pak Koyem masih melekat di masyarakat Barito Utara, kita satu partai dengan Pak Koyem,” ujar Jimmy saat diwawancarai pada Selasa, 3 Juni 2025.
Ia menambahkan, Koyem akan turun langsung ke lapangan untuk mendukung dirinya dan pasangannya, Indriaty Karawaheni, dalam kontestasi pilkada mendatang.
“Beliau juga nantinya akan terjun ke lapangan untuk bisa memenangkan kami di PSU Pilkada Barito Utara,” tambahnya.
Nama Koyem memang sudah tak asing di telinga masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya di Barito Utara. Selain dikenal sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Kalteng, Koyem juga pernah menjabat sebagai Bupati Barito Utara selama dua periode.
Sebelumnya, Koyem juga pernah mencalonkan diri dalam Pilgub Kalteng dengan menggandeng mantan Bupati Kotawaringin Timur, Supian Hadi. Namun, pasangan tersebut kalah dari pasangan Sugianto Sabran dan Edy Pratowo.
Tak hanya itu, dalam PSU Pilkada Barito Utara sebelumnya, Koyem turut mengusung putranya, Akhmad Gunadi Nadalsyah, berpasangan dengan Sastra Jaya. Pasangan tersebut melawan Gogo Purmanjaya dan Hendro Makalelo, namun akhirnya didiskualifikasi oleh Mahkamah Konstitusi karena terbukti melakukan politik uang.
Pada PSU Pilkada Barito Utara yang dijadwalkan dilaksanakan pada 6 Agustus 2025 akan oleh dua pasangan calon yakni pasangan Jimmy Carter-Indriaty Karawaheni dan pasangan Shalahuddin dan Felix Y Tingang.
(Syauqi)












