PALANGKA RAYA – Program digitalisasi pendidikan yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Pendidikan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Tomy Irawan Diran. Menurutnya, digitalisasi menjadi langkah penting dalam memajukan dunia pendidikan di daerah.
“Intinya sinergitas antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten di bidang pendidikan ya harus dilakukan betul-betul, karena mau tidak mau, tahapan ini untuk kemajuan anak-anak kita ke depan,” ujar Tomy, Sabtu 6 Juni 2025.
Ia mengingatkan agar pelaksanaan digitalisasi pembelajaran juga harus memperhatikan kesiapan siswa dari segi fasilitas dan kemampuan dalam menggunakan teknologi.
“Jangan sampai ketertinggalan untuk pembelajaran metode digitalisasi. Tetapi jangan juga kita sebagai kepanjangan tangan dari pusat tidak memantau apakah betul sudah terlaksana, apakah murid atau siswa yang sudah melakukan sistem digitalisasi ini mampu dalam segi fasilitas dan kemampuan dari siswa,” katanya.
Tomy juga menyinggung tantangan kesenjangan kemampuan teknologi (gaptek) yang masih terjadi di sejumlah wilayah, terutama di daerah terpencil.
“Yang pasti kita mengedukasi siswa atau murid sejak dini. Dalam arti, ke depannya pun akan lebih mudah. Misalnya di daerah-daerah mungkin tidak pernah memegang alat pembelajaran digital, edukasinya harus dibantu sejak dini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa upaya sosialisasi dan pendampingan terus dilakukan secara berjenjang antara Dinas Pendidikan provinsi dan kabupaten/kota.
“Pastinya ada (sosialisasi). Itu kan salah satu bentuk pengawasan dari Disdik Kalteng, kolaborasi dengan kabupaten/kota, pastinya ada,” pungkasnya.
(Syauqi)












