PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran, menerima penghargaan sebagai Tokoh Pluralisme Kalimantan Tengah dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palangka Raya. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara pelantikan pengurus HMI Cabang Palangka Raya beberapa waktu lalu.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Badko HMI Kalteng, Restu Ronggi Wicaksono, saat menghadiri kegiatan rilis 100 hari kerja Gubernur Kalteng pada Senin, 2 Juni 2025.
“HMI kemarin sudah memberikan salah satu penghargaan di pelantikan HMI Cabang Palangka Raya, Bapak Gubernur sebagai Tokoh Pluralisme Kalteng,” ujar Restu Ronggi Wicaksono.
Ia berharap penghargaan tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga nilai-nilai kebhinekaan dan keberagaman di Kalteng.
“Artinya tidak hanya membesarkan satu kelompok dan golongan,” tambahnya.
Ketua Badko HMI Kalteng ini juga mendorong agar Gubernur lebih memperhatikan seluruh unsur masyarakat, terutama dalam hal kesejahteraan dan pemerataan manfaat pembangunan.
“Harap kita ke depannya Pak Gubernur bisa memperhatikan unsur-unsur rakyat dan masyarakat Kalteng, dalam hal terutama untuk kesejahteraan dan kebermanfaatan,” tuturnya.
Ia menyadari adanya keterbatasan dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, sehingga dibutuhkan partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat.
“Tentu itu yang menjadi fokus kita yang utama. Tangan Pak Gubernur cuma dua, Wakil Gubernur dan Kepala Dinas juga cuma dua, tentu tidak mampu menangkap semua permasalahan yang ada di masyarakat,” ujarnya.
Karena itu, Restu menegaskan bahwa organisasi Cipayung Plus tidak hanya bisa menjadi mitra kritis tetapi juga siap menjadi mitra strategis pemerintah provinsi dalam mendukung pembangunan di Kalteng.
“Kami dari Cipayung Plus siap menangkap semua permasalahan yang ada di Kalteng. Tentu kami tidak hanya menjadi mitra kritis, tapi kami berupaya dalam hal ini juga bisa menjadi mitra strategis dari pemerintahan yang dipimpin oleh Bapak Agustiar Sabran dan Edy Pratowo,” pungkasnya.
(Syauqi)












