BUNTOK – Wakil Bupati Barito Selatan (Barsel) Khristianto Yudha menyebutkan, keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP) merupakan upaya untuk mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai layanan pemerintah dalam satu tempat, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik, dari sisi kecepatan, kemudahan, kenyamanan.
“Layanan yang terintegrasi dalam satu tempat akan memangkas waktu dan tenaga masyarakat dalam mengurus administrasi, sehingga masyarakat, tidak perlu lagi berpindah-pindah tempat untuk mengurus berbagai keperluan,” kata Khristianto Yudha, usai menghadiri
peresmian MPP triwulan II tahun 2025 yang dilaksanakan serentak di 13 kabupaten/kota se-Indonesia. Kegiatan tersebut, dibuka oleh Menteri PANRB Republik Indonesia secara virtual berlangsung di MPP Gunung Pamarakan Barsel, Rabu, 11 Juli 2025.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari reformasi birokrasi untuk mendorong daya saing daerah dan kemudahan berusaha.
“Dengan layanan yang efisien dan transparan, kita harapkan ini akan mendongkrak iklim investasi di Barsel,” jelas Khristianto Yudha.
Senada Asisten I Setda Barsel Yoga P Utomo menambahkan, MPP Barsel merupakan bagian dari peresmian nasional tahap dua yang dilaksanakan serentak.
“Pada triwulan kedua ini, kita turut meresmikan MPP bersama daerah lain secara virtual,” terangnya.
Menurutnya, MPP Barsel sudah mengintegrasikan 74 layanan dari 19 instansi baik pusat, daerah, BUMN maupun BUMD.
Kita bersyukur, karena layanan pokok dan utama sudah terakomodasi sepenuhnya, yang diharapkan semakin memudahkan masyarakat dan meningkatkan kepuasan publik terhadap layanan pemerintah. Tentunya kita optimis, MPP bisa menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat,” terangnya.
Senada Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Barsel Ripalta mengatakan, seluruh layanan yang tersedia telah dikelompokkan sesuai sumber instansinya.
Terdapat 36 layanan dari instansi vertikal, 25 dari OPD daerah, 8 dari BUMN dan 5 dari BUMD. Konsep MPP merupakan inovasi pelayanan, yang menyatukan seluruh sistem administrasi dalam satu atap.
“MPP merupakan wujud nyata komitmen pemerintah, untuk menyederhanakan prosedur pelayanan publik,” imbuhnya.
Ditambahkannya, dengan sistem ini proses perizinan dan administrasi lainnya menjadi lebih ringkas dan efisien. Kedepan DPMPTSP Barsel, akan terus melakukan evaluasi agar jumlah layanan dapat terus bertambah dan semakin lengkap. MPP Gunung Pamarakan, akan menjadi pusat pelayanan terpadu pertama di Barsel yang mengadopsi sistem digitalisasi layanan.
“Pemerintah daerah berharap, keberadaan MPP dapat menjadi solusi atas berbagai kendala layanan publik yang selama ini dikeluhkan masyarakat,” tukasnya. (deddy)












