PULANG PISAU – Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Rifa'i menegaskan komitmennya untuk tetap menyelesaikan sejumlah proyek besar meski anggaran tahun 2025 mengalami efisiensi. Pernyataan itu ia sampaikan saat meninjau langsung progres pembangunan GOR Pandehen Bereng, Mall Pelayanan Publik (MPP), dan kantor Dinas Ketahanan Pangan, Jumat 13 Juni 2025.
Beberapa proyek strategis ini awalnya ditargetkan rampung tahun ini, namun terkendala pembatasan belanja daerah. Meski demikian, Bupati memastikan pembangunan tidak dihentikan, melainkan akan dilanjutkan secara bertahap.
“Dengan kondisi efisiensi anggaran, kita tetap berupaya maksimal agar pembangunannya tetap bermanfaat, khususnya untuk pelayanan publik,” katanya.
Bupati menilai, fasilitas seperti GOR dan MPP merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat kota Pulang Pisau. GOR akan menjadi pusat kegiatan kepemudaan dan olahraga, sementara MPP akan menyederhanakan layanan administrasi lintas instansi dalam satu atap.
Ia juga meninjau progres pembangunan kantor Dinas Ketahanan Pangan yang ke depan akan berperan penting dalam penguatan sistem distribusi dan cadangan pangan daerah.
“Meskipun belum rampung tahun ini, fondasi pembangunannya sudah kita kuatkan,” ujarnya.
Dengan dukungan Sekretaris Daerah, Tony Harisinta, serta seluruh perangkat daerah terkait, Bupati berharap sisa pembangunan dapat dituntaskan pada 2026. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar pembangunan tidak mandek.
“Fasilitas ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi investasi jangka panjang bagi pelayanan publik. Kita akan pastikan masyarakat merasakan langsung manfaatnya,” tegas Rifa'i. (ds)












