PULANG PISAU – Anggota DPRD Pulang Pisau, Mastuni, meminta agar evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan RSUD Pulang Pisau segera dilakukan menyusul adanya sejumlah keluhan dari masyarakat terkait keterlambatan layanan, antrean panjang, dan kurangnya tenaga medis di waktu-waktu tertentu.
Mastuni menyebutkan bahwa fungsi kontrol DPRD bukan untuk mencari kesalahan, tetapi memastikan fasilitas publik yang menyentuh hajat hidup orang banyak, seperti rumah sakit, benar-benar menjalankan perannya secara maksimal dan profesional.
“Banyak warga datang jauh-jauh dari pelosok desa, tapi harus menunggu berjam-jam untuk mendapat layanan. Ini harus jadi perhatian serius,” tegasnya, Minggu 15 Juni 2025.
Ia juga menyoroti pentingnya pembinaan rutin terhadap tenaga kesehatan agar pelayanan tetap humanis dan tidak terkesan diskriminatif, terutama bagi pasien BPJS atau masyarakat kurang mampu. Menurutnya, RSUD harus jadi wajah keramahan pelayanan publik, bukan tempat yang membuat warga kecil merasa terpinggirkan.
Legislator yang duduk di Komisi C ini mendesak adanya transparansi anggaran rumah sakit serta akuntabilitas dalam pengelolaan alat kesehatan dan program pelayanan unggulan. Ia menekankan pentingnya koordinasi erat antara manajemen RSUD dan Dinas Kesehatan untuk meminimalkan celah masalah.
“Jika pelayanan rumah sakit makin membaik, maka kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik juga akan ikut tumbuh. Itu yang harus kita bangun bersama,” pungkasnya. (ds)












