KUALA KURUN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas, Binartha, memberikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan pelatih olahraga tingkat dasar bagi guru-guru dari satuan pendidikan se-Kabupaten Gunung Mas.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Ini merupakan langkah maju dalam mendorong lahirnya generasi muda yang sehat, disiplin, dan berprestasi. Guru bukan hanya pengajar di kelas, tetapi juga bisa menjadi pelatih yang menggali potensi luar biasa dari anak-anak kita di bidang olahraga,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kesinambungan kegiatan serupa di masa mendatang, tidak hanya terbatas pada catur dan bulu tangkis, namun juga merambah ke cabang-cabang olahraga lainnya seperti atletik, sepak bola, bola voli, dan sebagainya.
“Kita ingin agar seluruh sekolah memiliki pelatih internal yang berkompeten, sehingga pembinaan olahraga tidak bersifat musiman, tetapi menjadi bagian dari rutinitas pembelajaran yang membentuk karakter siswa,” beber Binartha.
Politisi dari Pantai Golkar ini berharap agar setelah pelatihan ini, para guru dapat memperoleh lisensi resmi sebagai pelatih, yang nantinya membuka peluang lebih luas untuk berkontribusi dalam event-event olahraga tingkat daerah, bahkan nasional.
Menurutnya, pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai sportivitas, kerja sama tim, dan semangat pantang menyerah. Nilai-nilai ini sangat relevan dalam membentuk karakter generasi muda Gunung Mas ke depan.
“Olahraga adalah salah satu jalur strategis dalam membina anak-anak kita. Dengan guru-guru yang terlatih dan memiliki semangat membangun, saya yakin kita bisa melahirkan atlet-atlet berbakat dari Gunung Mas yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional,” sebut nya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Olahraga Kabupaten Gunung Mas, Aprianto menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas guru-guru dalam membina olahraga di tingkat sekolah.
“Pelatihan ini diharapkan dapat diterapkan secara langsung dalam kegiatan ekstrakurikuler olahraga di sekolah, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembinaan dan pengembangan olahraga,” sebutnya.
Kegiatan akan berlangsung pada 16 hingga 20 Juni 2025 di Kuala Kurun ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya pelatih-pelatih olahraga berkualitas dari lingkungan sekolah.
Pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta, terdiri dari 10 guru untuk cabang olahraga catur dan 20 guru untuk cabang bulu tangkis.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi teknis dan metodologis para guru, sehingga mereka mampu membina dan melatih peserta didik secara lebih terstruktur, profesional, dan berorientasi pada prestasi,” tutupnya. (ale)












