SUKAMARA – Wakil Bupati Sukamara, Nur Effendi menghadiri secara langsung Penilaian Lomba Desa tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2025 yang digelar di Aula Desa Sungai Pasir Kecamatan Pantai Lunci pada Rabu 18 Juni 2025.
Desa Sungai Pasir sendiri menjadi desa yang mewakili Kabupaten Sukamara pada ajang lomba desa tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun ini yang mengusung tema “desa dan kelurahan tangguh pangan, wujudkan ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas”.
Menurut Nur Effendi, tema ini sangat relevan dan juga menegaskan kembali betapa vitalnya peran desa sebagai garda terdepan dalam menjaga ketersediaan pangan bagi seluruh rakyat.
“Desa bukan lagi sekadar objek pembangunan, melainkan subjek utama yang memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada ketahanan pangan nasional,” kata Nur Effendi.
Wakil Bupati menjelaskan jika ketahanan pangan adalah pilar utama bagi kemandirian bangsa di tahun 2045, dan tidak akan terwujud tanpa ketersediaan pangan yang memadai dan merata. Karena itu, inovasi, produktivitas, dan diversifikasi pangan di tingkat desa menjadi sangat penting.
“Kita harus mampu memanfaatkan potensi lokal, mengoptimalkan lahan pertanian, serta mengembangkan sektor perikanan dan peternakan secara berkelanjutan,” ucap Nur Effendi
“Khususnya Desa Sungai Pasir yang memiliki semua potensi ketahanan pangan muli dari pertanian, perikanan dan peternakan,” lanjutnya.
Nur Effendi berharap Desa Sungai Pasir Kecamatan Pantai Lunci dapat menjadi juara dan akhirnya akan mewakili Provinsi Kalimantan Tengah tingkat Nasional untuk lomba desa, sehingga potensi desa di Sukamara bisa makin dikenal secara nasional.
“Karena potensi desa-desa kita cukup besar untuk ketahanan pangan nasional,” tukas Nur Effendi. (enn)












