KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek)/workshop dan Pelatihan Pengolahan serta Penyiangan Koleksi Budaya Etnis Nusantara tahun 2025, Jumat 20 Juni 2025.
Kegiatan ini menyasar para pengelola perpustakaan sekolah, perpustakaan desa, dan perpustakaan khusus yang ada di wilayah Kabupaten Gunung Mas.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gunung Mas, Maria Efianti menyampaikan bahwa pelatihan tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat fungsi perpustakaan sebagai pusat pelestarian pengetahuan lokal dan warisan budaya.
“Kegiatan ini adalah upaya nyata untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pengelola perpustakaan dalam mengolah dan menyiangi koleksi bahan pustaka, khususnya yang berkaitan dengan budaya etnis Nusantara. Koleksi ini perlu dilestarikan agar tetap bermanfaat bagi para pemustaka,” ungkapnya.
Disebutkan dia, pelestarian koleksi bahan pustaka bukan hanya soal menjaga keberadaannya, tetapi juga memastikan buku-buku, naskah kuno, majalah, koran, dan surat kabar yang dimiliki tetap terjaga kondisi fisiknya serta relevan dengan kebutuhan pengguna.
Ia juga menekankan bahwa perpustakaan saat ini tidak lagi hanya berperan sebagai tempat penyedia buku, namun juga sebagai pusat pembelajaran masyarakat yang aktif memberikan berbagai pelatihan dan keterampilan sebagai bentuk pemberdayaan sosial ekonomi.
“Perpustakaan memiliki peran penting dalam memfasilitasi masyarakat untuk menggali informasi, meningkatkan literasi, hingga mendorong pemberdayaan. Dengan pelatihan seperti ini, diharapkan individu yang terlibat dalam perpustakaan memiliki performa lebih baik, sistem perpustakaan menjadi lebih kuat, dan kualitas layanan meningkat,” beber Maria.
Pada kesempatan ini juga ia meminta kepada peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan tertib serta menyerap ilmu yang diberikan oleh para narasumber. (ale)












