KUALA PEMBUANG – Suasana semarak dan penuh semangat menyelimuti Lapangan Tembak Polres Seruyan, Sabtu, 21 Juni 2025, saat Bhayangkara Hatantiring Kejuaraan Menyumpit digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79.
Berbeda dari perayaan pada umumnya, Polres Seruyan memilih cara unik nan bermakna dengan mengangkat olahraga tradisional khas Dayak: menyumpit. Kejuaraan ini menjadi bukti nyata kepolisian tak hanya menjaga keamanan, tapi juga turut menjaga warisan budaya leluhur.
Kegiatan ini dibuka oleh Kabag Ops Polres Seruyan, AKP Afif Hasan, yang menyampaikan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya di tengah arus modernisasi. “Melalui lomba menyumpit ini, kita bukan hanya berolahraga, tapi juga merawat jati diri kita sebagai masyarakat Kalimantan,” tegasnya di hadapan para peserta dan pejabat utama Polres.
Lomba berlangsung meriah namun tetap tertib, dimulai dengan doa bersama, sesi foto, dan pelaksanaan kompetisi yang penuh antusias. Peserta tampak antusias membidik target dengan sumpit mereka, menunjukkan ketangkasan dan ketepatan yang mengagumkan.
Tak hanya sebagai ajang silaturahmi dan hiburan, kejuaraan ini juga diarahkan menjadi tempat pencarian bibit atlet menyumpit berbakat yang bisa mengharumkan nama Seruyan di tingkat provinsi, bahkan nasional.
Dengan semangat Bhayangkara dan kecintaan terhadap budaya lokal, Polres Seruyan membuktikan bahwa menjaga tradisi bisa dilakukan dengan cara yang membanggakan dan penuh makna.
(ASY)












