Puruk Cahu – Harapan warga di pelosok Murung Raya akan kehadiran tenaga kesehatan (nakes) yang menetap di wilayah mereka kembali disuarakan. DPRD Kabupaten Murung Raya menekankan pentingnya pemerataan penempatan nakes, agar pelayanan kesehatan tak hanya dinikmati masyarakat di kota.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Mura, Johansyah, menyebut masih banyak desa terpencil yang belum memiliki tenaga medis. Padahal, kehadiran nakes sangat vital, terutama untuk penanganan awal kasus-kasus darurat seperti ibu melahirkan atau warga yang sakit sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.
“Tenaga kesehatan adalah ujung tombak pelayanan kesehatan. Ketidakhadiran mereka di satu wilayah bisa berdampak besar bagi keselamatan warga,” tegas Johansyah, Kamis (12/6).
Ia mendorong Pemkab Murung Raya melalui dinas terkait untuk segera mengambil langkah strategis, mulai dari peningkatan sarana prasarana hingga penempatan nakes secara merata, terutama di desa–desa yang belum tersentuh layanan medis memadai.
Johansyah juga menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat dari pelosok kerap kali menyuarakan harapan agar ada petugas medis yang tidak hanya datang sesekali, tetapi menetap dan melayani secara berkelanjutan.
“Kesehatan adalah hak semua warga, tak terkecuali mereka yang tinggal di wilayah paling terpencil. Pemerintah wajib hadir di sana,” tandasnya.












