PURUK CAHU – Keluhan warga Kelurahan Muara Tuhup, Kecamatan Laung Tuhup, Kabupaten Murung Raya, akhirnya mendapat respons serius dari Wakil Ketua I DPRD Mura, Dina Maulidah. Saat menggelar reses perorangan, Selasa (18/6), Dina menerima dua aspirasi mendesak dari masyarakat: pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan penambahan ruang kelas di MTS Muara Tuhup.
“Masyarakat menyampaikan keluhan soal sampah yang belum tertangani dengan baik karena tidak adanya TPA. Ini masalah krusial di wilayah padat penduduk seperti Muara Tuhup,” ungkap Dina, Rabu (19/6).
Dina berkomitmen untuk mengawal usulan tersebut dan memperjuangkannya agar masuk dalam APBD Perubahan 2025. Bila belum juga terealisasi, ia berjanji akan kembali mengusulkan di APBD Murni 2026.
“Sebagai pimpinan DPRD dan wakil dari Dapil II, saya akan memastikan persoalan ini menjadi perhatian serius pemerintah. Keberadaan TPA sangat dibutuhkan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan warga,” tegasnya.
Tak hanya soal sampah, pendidikan pun menjadi sorotan dalam reses tersebut. Dina meninjau langsung kondisi gedung MTS Muara Tuhup yang dinilai butuh penambahan ruang kelas. Lonjakan jumlah pelajar dan persiapan tahun ajaran baru menjadi alasan mendesak di balik permintaan tersebut.
“Usulan ruang kelas baru sangat masuk akal. Dengan pertumbuhan jumlah penduduk, tentu butuh fasilitas pendidikan yang memadai. Kita akan dorong agar pembangunannya bisa segera diwujudkan,” lanjutnya.
Reses ini mempertegas peran anggota DPRD sebagai penyambung suara rakyat. Dina memastikan setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat akan dicatat, diperjuangkan, dan tidak berhenti hanya sebatas janji.












