Meski Tanpa Dukungan, Persembahkan Emas untuk Kotim di Kejuaraan Taekwondo Yogyakarta

IST/BERITA SAMPIT - Faidhar Rahman berhasil mendapatkan emas di ajang Taekwondo Indonesia Championship memperebutkan Piala Danrem 072/Pamungkas Yogyakarta.

SAMPIT – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah asal (Kotim), Faidhar Rahman, yang sukses meraih medali emas dalam ajang bergengsi Gelora Taekwondo Indonesia Championship memperebutkan Piala Danrem 072/Pamungkas Yogyakarta meski berangkat tanpa dukungan dari pemerintah setempat.

Kejuaraan ini digelar selama tiga hari, mulai Jumat  20 Juni 2025 hingga Minggu 22 Juni 2025 di GOR Among Raga, Yogyakarta.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa membawa pulang medali emas untuk Kotim dan ,” ujar Faidhar via telepon Minggu 23 Juni 2025

Di mana kejuaraan bergengsi ini diikuti oleh lebih dari 2.500 atlet dari 18 provinsi dan melibatkan 151 tim dari seluruh Indonesia.

Menurut Faidhar, ia dan 11 atlet lainnya berangkat ke Yogyakarta dengan biaya mandiri.

“Meski tanpa sponsor kami tetap semangat dan bertekad kuat untuk menunjukkan kemampuan terbaik kami. Ini adalah bukti bahwa semangat juang dan kebersamaan bisa membawa hasil luar biasa,” tambahnya.

Ketua panitia, Ongko Leksono, dalam siaran persnya menyampaikan bahwa jumlah peserta sebenarnya bisa lebih banyak jika waktu pendaftaran tidak dibatasi.

“Karena keterbatasan waktu, kami terpaksa menolak sejumlah pendaftar,” jelasnya.

Mengangkat tema “Dare to Dream, Courage to Achieve”, ajang ini tidak hanya menjadi panggung unjuk teknik dan strategi, tetapi juga sarana pembuktian bagi generasi muda untuk berani bermimpi besar dan berjuang mencapainya.

Ia juga berterimakasih kepada semua pihak yang mendukung suksesnya kejuaraan ini. Berharap dengan semangat sportifitas dan nasionalisme yang terpancar dari ajang ini bisa menginspirasi generasi muda di seluruh Indonesia.

Kejuaraan ini juga mempertandingkan berbagai kategori, mulai dari kyorugi (pertarungan), poomsae (jurus), hingga freestyle, dengan klasifikasi usia pra kadet, kadet, junior, dan senior. Penilaian tidak hanya berdasarkan medali, tetapi juga atlet terbaik (The Best Player) di setiap kelas serta juara umum untuk kategori prestasi dan pemula.(BS-1)

baca juga ...  Pengecekan Lokasi Klaim Lahan Dukuh Bengkuang, Upaya Transparan dalam Penyelesaian Sengketa
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!