KUALA KAPUAS – Komitmen Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dalam mendukung pembangunan daerah kembali terwujud melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Tahun ini, sebanyak 57 mahasiswa diterjunkan ke Kabupaten Kapuas untuk menjalankan pengabdian di Kecamatan Dadahup dan Kapuas Murung.
Kedatangan para mahasiswa disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam kegiatan penerimaan yang digelar di Aula Bappedalitbang Kapuas, Rabu 25 Juni 2025. Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Budi Kurniawan, secara langsung menyampaikan apresiasi kepada pihak kampus atas kepercayaannya menjadikan Kapuas sebagai lokasi KKN selama empat tahun berturut-turut.
“Terima kasih kami sampaikan kepada UGM yang telah menjadikan Kapuas sebagai rumah belajar mahasiswanya. Semoga kehadiran mereka menjadi pemantik semangat masyarakat untuk semakin berdaya,” ujar Budi.
Ia berharap, kegiatan ini mampu memberikan dampak nyata di lapangan, terutama dalam mendorong kemandirian masyarakat desa. “KKN bukan hanya bagian dari tugas akademik, tapi juga harus memberi warisan positif bagi desa dan Pemkab Kapuas. Kami ingin sinergi ini mempercepat terwujudnya Kapuas yang Bersinar,” tegasnya.
Program KKN UGM tahun ini akan berfokus pada sektor pertanian dan ketahanan pangan sebagai tema utama. Tiga desa di setiap kecamatan menjadi lokasi implementasi program, dengan pendekatan tematik yang kontekstual. Tema “Kapuas Bumantara” diusung untuk Kapuas Murung, sedangkan “Menyusur Kapuas” untuk Kecamatan Dadahup.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) UGM, Prof. Tri Satia Mastuti Widi, mengungkapkan bahwa penempatan mahasiswa di Kapuas merupakan bagian dari strategi jangka panjang kampus dalam membangun relasi dan kontribusi nyata terhadap pembangunan Kalimantan Tengah.
“Rata-rata mahasiswa kami yang diterjunkan sudah berada di semester enam dan siap menjalankan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Fokusnya tetap pada penguatan potensi lokal yang ada di desa,” ujar Prof. Tri.
Selain pihak Pemkab dan UGM, kegiatan penerimaan ini juga dihadiri Camat Kapuas Murung dan Dadahup, para kepala desa, serta perwakilan organisasi perangkat daerah. Keberadaan mahasiswa KKN diharapkan menjadi katalisator perubahan sosial yang berdampak jangka panjang bagi warga Kapuas. (ds)











