PALANGKA RAYA – Upaya memperkuat keterpaduan arah pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Kalimantan Tengah (Kalteng) terus dilakukan.
Salah satunya melalui kegiatan Fasilitasi Rancangan Akhir Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Kalteng, Kamis, 26 Juni 2025, di Aula Bapperida, Palangka Raya.
Pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan substansi dokumen RKPD kabupaten/kota agar sejalan dengan prioritas nasional dan provinsi, serta menjawab kebutuhan riil masyarakat di masing-masing daerah.
Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, yang juga Kepala Bapperida, saat membuka kegiatan menegaskan pentingnya koordinasi antarpemerintah daerah dalam merancang pembangunan yang efektif dan berdampak.
“Melalui fasilitasi ini, kita ingin memastikan perencanaan yang disusun benar-benar mencerminkan kondisi aktual di lapangan, terukur, dan terarah sesuai visi pembangunan daerah,” jelas Leonard.
Menurut Leonard, dari pantauan melalui e-Fasilitasi SIPD, baru sebagian daerah yang menyelesaikan unggahan dokumen secara lengkap, termasuk Lembar Hasil Reviu (LHR) oleh APIP.
Hal ini, menurutnya, harus segera ditindaklanjuti agar seluruh tahapan perencanaan berjalan tepat waktu.
“Keterlambatan bukan hanya soal teknis, tapi bisa berdampak pada lambannya penetapan program dan belanja daerah. Ini penting untuk dikawal bersama,” tambahnya.
Selain mendalami teknis pengisian dokumen, forum juga menjadi ruang berbagi solusi antar kabupaten/kota terkait tantangan penyusunan RKPD—terutama dalam menjawab isu-isu lintas sektor seperti infrastruktur dasar, ketahanan pangan, dan pengendalian inflasi.
Bapperida berharap hasil fasilitasi ini dapat memperkuat perencanaan pembangunan yang inklusif dan berbasis data. Ke depan, dokumen RKPD tidak hanya menjadi syarat formal, tetapi benar-benar menjadi kompas pembangunan daerah.
Hadir dalam kegiatan ini, antara lain Sekretaris Bapperida Provinsi Kalteng Maulana Akbar, Kabid Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Fredy Darinton, serta perwakilan perencana daerah dari seluruh kabupaten/kota.
(Sya'ban)












