SUKAMARA – Meski diguyur hujan, pelaksanaan Lomba Mancing Mania dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Sukamara berlangsung meriah. Kegiatan yang dipusatkan di Sungai Jalai dekat dengan Dermaga Tangsi Kecamatan Sukamara itu menarik perhatian masyarakat sekitar.
Hadir dalam pembukaan lomba Mancing Mania Bupati Sukamara, Masduki, Wakil Bupati Sukamara, Nur Effendy, Wakil Ketua I DPRD Sukamara, Hariawan Putra, Kapolres Sukamara, AKBP Abdian Berkat Ndraha, Kajari Sukamara, M Irwan dan tamu undangan lainnya serta Plt Sekda Sukamara, Sunardi beberapa Kepala OPD dilingkungan Pemkab Sukamara.
Dalam sambutannya, Masduki mengatakan bahwa pelaksanaan lomba mancing ini memiliki makna yang sangat besar. karena dengan lomba ini bisa menjadi ajang atau sarana yang bernilai positif, yaitu untuk mengajak masyarakat dan generasi muda agar terhindar dari berbagai hal- hal yang negatif.
“Sebagaimana kita ketahui, salah satu filosofi kegiatan lomba mancing adalah untuk melatih  kesabaran dan kejujuran seseorang. Orang yang sabar dan jujur dalam setiap aspek kehidupan, akan sulit terpengaruh oleh hal-hal yang negatif dan selalu mematuhi segala ketentuan,” kata Masduki saat membuka lomba mancing mania, Sabtu 28 Junj 2025.
Masduki menerangkan jika ajang lomba mancing juga dapat dijadikan sebagai salah satu sarana untuk meningkatan kuantitas dan kualitas pariwisata di kabupaten sukamara terutama wisata sungai.
“Harapan kita kegiatan ini bisa dilaksanakan rutin setiap tahun, sebagai kegiatan tahunan yang bisa mendatangkan wisatawan dari luar daerah,” ucap Masduki.
Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Mancing mania yang juga Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Sukamara, Mansyur Adabi mengatakan bahwa ada 135 peserta yang berasal dari Kabupaten Sukamara dan Provinsi Kalimantan Barat.
“Untuk peserta lomba mancing mania ini ada 135 perahu atau kelotok yang diisi maksimal dua orang jadi total peserta yang mengikuti lomba ini ada 270 peserta,” tukas Mansyur Adabi. (enn)












