PALANGKA RAYA – Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik (Perhukpol), Darliansjah, bersama jajaran Forkopimda Provinsi Kalteng, menyambut kedatangan rombongan Komisi I DPR RI di VIP Room Bandara Tjilik Riwut, Kamis siang, 3 Juli 2025.
Kunjungan kerja Komisi I DPR RI yang dipimpin oleh Andina Thresia Narang, anggota DPR RI Dapil Kalteng dari Fraksi Partai Nasdem, membahas secara khusus rencana transformasi Korem 102/Panju Panjung (Pjg) menjadi Komando Daerah Militer (Kodam) XXI Tambun Bungai.
“Ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) kami dengan Menteri Pertahanan, Panglima TNI, dan para Kepala Staf pada 30 April lalu,” ungkap Andina Narang.
“Salah satu kesimpulannya adalah mendorong pemerintah melakukan kajian menyeluruh terhadap struktur dan manajemen SDM pertahanan. Kalteng termasuk yang jadi perhatian,” tambahnya.
Dalam pertemuan ini, Komisi I mendalami berbagai aspek kesiapan pembentukan Kodam, mulai dari infrastruktur, organisasi, kebutuhan SDM, anggaran, hingga potensi tantangan dan solusi lapangan.
Kodam XXI Tambun Bungai dirancang sebagai penguatan struktur pertahanan di tengah Indonesia, khususnya untuk mendukung kawasan strategis nasional seperti Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurut Andina, pembentukan Kodam di Kalteng sangat penting mengingat luas wilayah provinsi yang signifikan dan posisinya yang strategis.
“Luas Kalteng beberapa kali lipat dari Pulau Jawa. Maka, kebutuhan akan satuan komando teritorial setingkat Kodam menjadi sangat relevan demi menjaga stabilitas dan keamanan,” jelasnya.
Ia menambahkan, transformasi Korem menjadi Kodam bukan sekadar perubahan administratif, tetapi juga merupakan langkah strategis dalam menghadapi tantangan multi-dimensi pertahanan ke depan.
Apalagi, Kalteng sebagai penyangga utama IKN membutuhkan kesiapan dari sisi militer dan keamanan.
Sementara itu, Darliansjah menyampaikan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atas perhatian Komisi I DPR RI terhadap kebutuhan strategis di wilayah tersebut.
Ia menyebut bahwa Pemprov siap mendukung penuh upaya pembentukan Kodam sebagai bagian dari komitmen menjaga kedaulatan serta memperkuat pertahanan dan keamanan nasional.
“Kehadiran Komisi I hari ini menunjukkan perhatian besar terhadap pertahanan Kalteng. Pemerintah Provinsi mendukung penuh transformasi Korem menjadi Kodam untuk memperkuat posisi strategis Kalimantan Tengah dalam konteks nasional,” ujarnya.
Sebagai informasi, Komisi I DPR RI memiliki lingkup tugas meliputi pertahanan, hubungan luar negeri, komunikasi dan informatika, serta intelijen.
Kunjungan ke Kalteng ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja nasional Komisi I dalam penguatan sistem pertahanan negara di seluruh wilayah Indonesia.
(Sya'ban)












