PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Pemerintah Pusat sebagai langkah strategis memperbaiki gizi anak-anak Indonesia.
Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalteng, Rendy Lesmana, menyampaikan hal tersebut usai mengikuti Sosialisasi Petunjuk Teknis Standar Penyediaan dan Distribusi Susu yang dilaksanakan oleh Direktorat Tata Kelola Pemenuhan Gizi, Badan Gizi Nasional, secara virtual melalui zoom meeting, dari Ruang Rapat Kepala Dinas, Senin, 7 Juli 2025.
“Program MBG adalah kebijakan prioritas nasional yang harus kita kawal bersama. Di Kalimantan Tengah, kami memastikan aspek mutu dan keamanan pangan, termasuk distribusi susu, dilakukan sesuai standar yang sudah ditetapkan,” ujar Rendy Lesmana.
Rendy menjelaskan, Program MBG tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi bagi anak sekolah, tetapi juga menuntut adanya sistem distribusi pangan yang transparan, terukur, dan aman.
Karena itu, Dinas TPHP akan memperkuat pengawasan terhadap produk pangan asal hewan yang akan digunakan, khususnya susu.
“Jaminan mutu dan keamanan produk sangat penting, apalagi program ini menyasar anak-anak usia sekolah yang sedang dalam masa pertumbuhan. Tidak boleh ada kompromi terhadap kualitas,” tegasnya.
Rendy juga mengingatkan perlunya kolaborasi semua pihak, baik pemerintah pusat, daerah, hingga pemangku kepentingan lainnya, agar pelaksanaan Program MBG berjalan efektif dan memberi dampak luas bagi masyarakat.
“Kerja sama lintas sektor sangat dibutuhkan. Mulai dari perencanaan, penyediaan, hingga distribusi harus saling terintegrasi agar tidak ada kendala di lapangan,” imbuhnya.
Program MBG yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto menjadi salah satu upaya nyata mengatasi masalah gizi di Indonesia, termasuk stunting yang masih menjadi tantangan besar di banyak daerah.
“Sebagai bagian dari tugas dan fungsi kami, Dinas TPHP Kalteng siap melakukan pendampingan teknis dan memastikan setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan. Kami ingin program ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi generasi muda Kalteng,” pungkas Rendy.
(Sya'ban)












