SAMPIT – Perjalanan pulang kampung Aldi berakhir tragis setelah menjadi korban pembegalan di jalan sepi yang menghubungkan arah Sampit menuju Desa Kawan Batu, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Pria tersebut mengalami luka parah akibat aksi sadis pelaku.
Insiden mencekam ini terjadi saat Aldi mengendarai mobil seorang diri melintasi jalur perkebunan PT Bakung Mas. Saat itu, jalanan lengang dan gelap, menjadi tempat sempurna bagi pelaku untuk melancarkan aksinya. Tanpa diduga, tiba-tiba mobil Aldi diadang dan ia diserang secara brutal.
Kepala Desa Kawan Batu, Sumardi membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa korban begal adalah masyarakatnya.
“Benar dia di begal saat hendak pulang ke sini, dia masyarakat Desa Kawan Batu,” kata Sumardi.
Dirinya juga mengatakan bahwa korban mengalami luka di bagian kepala, dan dilarikan ke Puskesmas terdekat dan jika memungkinkan ke RSUD Murjani.
“Informasinya luka di bagian kepala, korban dibawa ke puskesmas terdekat atau langsung ke RSUD Murjani,” ucapnya.
Sumardi mengatakan begal berjumlah tiga orang dan uang milik korban habis dibawa begal, serta kemungkinan pembegalan itu berencana karena membawa senjata. Belum diketahui pasti jumlah nominal uang korban.
“Tiga orang dan uangnya habis, mungkin berencana karna membawa senjata, belum tahu jumlah pastinya berapa uang korban yang diambil,” tutup Sumardi
(UTOMO)












