PULANG PISAU – Momentum Hari Ulang Tahun ke-23 Kabupaten Pulang Pisau pada 2 Juli 2025 menjadi refleksi penting bagi Bupati H Ahmad Rifa'i untuk mendorong akselerasi pembangunan yang tidak hanya fokus pada jumlah proyek, tetapi juga menjunjung tinggi kualitas dan keberlanjutan.
Menurut Bupati, seiring bertambahnya usia, Kabupaten Pulang Pisau yang dikenal dengan semboyan Bumi Handep Hapakat harus menampilkan wajah pembangunan yang matang, terencana, dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat. “Kuantitas proyek itu penting, tapi tidak cukup. Kualitas dan keberlanjutan pembangunan jauh lebih menentukan manfaat jangka panjang bagi rakyat,” ujar H Ahmad Rifa'i, Minggu 13 Juli 2025.
Sebagai kepala daerah, ia menegaskan pentingnya pengawasan terhadap setiap program yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), baik yang dikelola langsung pemerintah maupun yang dikerjakan pihak ketiga. “Jangan sampai hanya mengejar penyelesaian cepat, tapi hasilnya tidak sesuai spesifikasi,” ujarnya.
Bupati Rifa'i menyebutkan, Pulang Pisau yang terdiri dari 8 kecamatan, 4 kelurahan, dan 95 desa memiliki karakteristik geografis dan kebutuhan yang beragam. Maka dari itu, perencanaan pembangunan perlu berpijak pada data dan masukan dari masyarakat agar lebih tepat sasaran.
Ia juga mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memperkuat pengawasan internal. Setiap proyek yang berjalan, kata dia, harus diawasi secara ketat baik dari sisi mutu maupun efektivitas penggunaan anggaran, demi menghindari pemborosan dan menjaga kepercayaan publik.
Tak hanya itu, Bupati juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal jalannya pembangunan. “Masyarakat jangan diam. Pengawasan publik itu penting, karena yang dibangun ini milik rakyat, dan harus bermanfaat untuk rakyat,” tegasnya.
Ia menambahkan, semangat Handep Hapakat atau gotong royong yang menjadi ciri khas Pulang Pisau harus benar-benar diterapkan, termasuk dalam urusan pembangunan. “Jika semua unsur bersatu, pengawasan berjalan, perencanaan tepat, maka kita bisa mewujudkan Pulang Pisau yang unggul dan tahan uji di masa depan,” pungkasnya.
Dengan spirit ulang tahun ke-23 ini, pemerintah daerah berharap Pulang Pisau bisa menjadi teladan pembangunan berkualitas di Kalimantan Tengah, bukan hanya cepat membangun, tetapi juga benar dalam setiap langkah. (ds)












