PALANGKA RAYA – Sebuah mobil dengan nomor polisi B 2973 BZM terperosok di gang sempit kawasan Jalan Batu Ampar, tepatnya di belakang Universitas Palangka Raya, Jalan B. Koetin, Sabtu malam, 2 Agustus 2025. Kondisi jalan yang sempit, tidak beraspal, dan minim pencahayaan membuat mobil sulit keluar dari lokasi.
Kejadian ini dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya sekitar pukul 22.00 WIB. Tim Rescue dari Regu 2 langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan proses evakuasi.
Petugas Damkar Palangka Raya, Sucipto, mengatakan jalan tempat mobil terperosok merupakan gang kecil tanpa aspal, tanpa semen, dan tidak memiliki saluran drainase. Kondisi tersebut menyulitkan kendaraan untuk bermanuver, terlebih saat malam hari.
“Pada sisi tepi grenase mudah longsor. Kondisi gepres, gelap, dan sempit membuat kemungkinan besar mobil akan terperosok ke tepi,” ujar Sucipto.
Menurut keterangan di lapangan, mobil tersebut sempat dicoba dievakuasi oleh pemiliknya secara mandiri. Namun usaha itu tidak berhasil karena kendaraan semakin tergelincir ke arah drainase akibat tanah gambut yang labil.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu turut membantu. Setelah upaya mandiri tidak membuahkan hasil, mereka kemudian meminta bantuan kepada Tim Rescue Damkar untuk penanganan lebih lanjut.
Evakuasi dilakukan menggunakan winch milik mobil rescue. Proses penarikan berlangsung selama kurang lebih satu jam, dengan bantuan beberapa warga sekitar untuk memastikan mobil tidak tergelincir lebih dalam.
“Mobil berhasil dikembalikan ke jalan normal dengan bantuan win mobil Rescue, dibantu beberapa warga di lingkungan itu,” kata Sucipto.
(Syauqi)












