Editor: Akhiruddin
KASONGAN – Belum hilang diingatan, belum lama ini seorang siswa SMK dari Kabupaten Kotawaringin Barat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, kini seorang Siswa kelas 3 SMK 2 Kota Kasongan ditemukan meninggal dunia dengan cara yang sama, Senin, 7 Mei 2019 sekira pukul 05.00 Wib pagi.
Korban yakni Agustino (22) warga di Jalan Rumah Sakit RT.06, Kelurahan Kasongan Baru, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan.
Informasi yang didapat dari kepolisian bahwa peristiwa gantung diri tersebut diduga dengan cara menggunakan seutas tali tambang warna biru yang diikatkan di leher serta diikatkan di kasao gelagar atap dapur dengan menggunakan kursi kayu dan begelantungan, sehingga tercekik bagian leher dan membuat korban meninggal dunia.
Kapolres Katingan AKBP Elieser Dharma Bahagia Ginting, S.I.K melalui Kapolsek Katingan Hilir Iptu Nurheriyanto Hidayat menjelaskan, kronologis kejadian itu saat anggota melakukan piket dan menerima laporan ada seorang warga meninggal dunia akibat gantung diri.
“Pada saat kejadian, langkah-langkah Polsek Katingan Hilir yakni terima Dumas, cek TKP, catat saksi dan Baket, melakukan pemeriksaan visum RSUD Mas Amsyar, serta Lidik lebih Lanjut,” terang Kapolsek Nurheriyanto.
Terkait hasil visum RSUD Mas Amsyar, korban tidak ditemukan adanya tindakan kekerasan dan hanya mengalami luka memar bekas tali tambang d bagian leher.
Lanjutnya dia menjelaskan, korban memiliki catatan medis despresi (stress ringan) dan dalam perawatan jalan di rumah sakit Kalawa Atei Palangkaraya dan selama ini baru dua kali pengobatan di Rumah Sakit Kalawa Atei.
“Untuk keluarga korban menolak dilakukan pemeriksaan selanjutnya dan otopsi dan kelurga korban menyatakan peristiwa tersebut murni gantung diri dan membuat pernyataan terlampir d atas materai,” terang Kapolsek Nurheriyanto Hidayat. (ar/beritasampit.co.id)












