Pasar Keramat Sunyi Usai Penertiban, Pedagang: “Sedih, yang Datang Hanya Tukang Tagih Kredit”

IST/BERITA SAMPIT - Kondisi pasae keramat yang sepi tanpa pembeli sejak pagi hingga siang hari.

SAMPIT – Suasana Pasar Keramat di Kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang, Kabupaten Timur (Kotim) berubah drastis pasca penertiban oleh pemerintah. Lapak-lapak yang biasanya ramai tawar-menawar kini hanya ditemani angin yang berhembus pelan.

Seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya mengaku sedih melihat kondisi ini. Sejak pagi hingga siang, tidak satu pun pembeli singgah di lapaknya, Senin 11 Agustus 2025 siang.

“Lihat ini dari pukul tujuh pagi sampai pukul sepuluh tidak ada pembeli sama sekali, cuma ada satu orang itupun tukang tagih kredit,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengurus Pasar Keramat, H Asmuri menuntut janji pemerintah untuk menertibkan para pedagang yang berjualan di pinggir jalan untuk masuk ke dalam pasar.

“Minta sesuai janji kemarin. Penjual ayam, ikan dan sayur harus masuk ke dalam pasar,” ujar H Asmuri.

Dirinya mengatakan saat ini para pembeli banyak beralih ke Jalan Suka Bumi darat dan Cristopel Mihing karena disana para pedagang berjualan di pinggir jalan.

“Pembeli pindah ke Suka Bumi darat dan Cristopel Mihing karena disana di pinggir jalan mereka jualan ayam, ikan dan sayur,” pungkasnya.

Diketahui para pedagang di Pasar Keramat kini sepenuhnya telah mengikuti aturan yang ditetapkan oleh pemerintah dengan pindah ke dalam Pasar Keramat.

(Utomo)

baca juga ...  Tawaran Damai Ditolak, Sidang Dugaan Pencurian Sawit di Lahan Gapoktan Bagendang Raya Memasuki Babak Panas
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!