PALANGKA RAYA – Kabupaten Gunung Mas dan Barito Utara meraih pendampingan khusus Milestone 4 implementasi Strategi Sanitasi Kabupaten/Kota (SSK) pada 2025.
Kedua kabupaten ini terpilih melanjutkan tahapan implementasi program yang telah dimulai pada 2024.
Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantab Tengah (Kalteng) Leonard S. Ampung mengumumkan pencapaian ini dalam pembukaan Rapat Coaching Clinic 6 Implementasi SSK Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) di Alltrue Hotel Palangka Raya, Rabu, 13 Agustus 2025.
“Tahun 2025, Kabupaten Gunung Mas dan Barito Utara mendapatkan pendampingan Milestone 4 implementasi SSK, melanjutkan tahapan sebelumnya yang telah dilaksanakan pada 2024,” ujar Leonard.
Pendampingan Milestone 4 ini difokuskan pada tiga aspek utama yaitu layanan sanitasi skala diperluas, monitoring dan evaluasi, serta pengembangan model layanan yang dapat direplikasi di daerah lain.
Program pendampingan ini melibatkan konsultan ahli dari pusat dan provinsi untuk memastikan implementasi berjalan optimal.
Leonard menjelaskan, pemilihan Gunung Mas dan Barito Utara sebagai penerima pendampingan Milestone 4 didasarkan pada evaluasi kinerja dan kesiapan kedua daerah dalam mengimplementasikan program sanitasi.
Kedua kabupaten dinilai telah memenuhi syarat dan kriteria yang ditetapkan untuk melanjutkan ke tahapan lebih lanjut.
Sementara itu, pertemuan coaching clinic ini juga menjadi ajang evaluasi dan tukar pengalaman dengan kabupaten lain yang telah berhasil mencapai Milestone 4.
Leonard menyebutkan delapan kabupaten yang sudah mencapai tahapan ini sebagai rujukan dan inspirasi.
“Pertemuan ini menjadi ajang evaluasi dan tukar pengalaman dengan kabupaten lain yang telah mencapai Milestone 4, seperti Katingan, Lamandau, Murung Raya, Barito Timur, Sukamara, Barito Selatan, Kotawaringin Timur, dan Kotawaringin Barat,” kata Leonard.
Model layanan yang dikembangkan di Gunung Mas dan Barito Utara nantinya diharapkan dapat menjadi best practice yang dapat diterapkan di kabupaten/kota lain di Kalteng.
Hal ini sejalan dengan semangat berbagi pengalaman dan saling belajar antar daerah dalam program PPSP.
(Sya'ban)












