KUALA KAPUAS – Semangat literasi di kalangan pelajar SMA/SMK/MA se-Kabupaten Kapuas kembali bergelora. Rabu 13 Agustus 2025, Bunda Literasi Kapuas, Siti Saniah Wiyatno, membuka secara resmi Pemilihan Duta Baca 2025 di Huma Betang Bukit Ngalangkang, sebuah ajang yang diharapkan melahirkan generasi muda inspiratif yang mampu menggerakkan budaya membaca hingga ke pelosok.
Acara ini menjadi puncak dari rangkaian seleksi yang telah menjaring para pelajar terbaik di bidang literasi. Para finalis yang hadir merupakan siswa-siswi terpilih yang akan bersaing, bukan sekadar untuk meraih gelar, tetapi juga untuk mengemban peran sebagai duta perubahan di tengah masyarakat.
“Tema tahun ini adalah Budaya Literasi Menuju Kapuas Bersinar. Saya berharap para finalis menjadi kepanjangan tangan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kapuas dalam menggaungkan semangat literasi, memotivasi teman-teman, dan memberdayakan perpustakaan, baik di sekolah maupun di masyarakat,” ujar Siti Saniah, dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa Duta Baca memiliki peran strategis sebagai teladan bagi remaja Kapuas. Bukan hanya mengajak untuk rajin membaca, tetapi juga memanfaatkan kemajuan teknologi guna memperluas jangkauan literasi.
“Gunakan media sosial dan layanan perpustakaan digital untuk menginspirasi lebih banyak orang,” tambahnya.
Menurutnya, generasi muda yang tumbuh dengan literasi kuat akan lebih siap menghadapi tantangan masa depan. Literasi, lanjutnya, bukan sekadar membaca buku, tetapi juga kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, dan mengolah pengetahuan menjadi tindakan nyata.
Kegiatan pembukaan diwarnai antusiasme peserta dan tamu undangan. Hadir di antaranya Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kapuas, Aswan, Kepala Dinas Pendidikan Kapuas, Suwarno Muriyat, perwakilan Kementerian Agama, pengurus TP PKK, dewan juri, kepala sekolah, dan para finalis Duta Baca 2025.
Selain menjadi ajang adu kemampuan, pemilihan Duta Baca tahun ini juga diharapkan menjadi pintu masuk bagi transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, yang menghubungkan layanan literasi dengan pemberdayaan masyarakat.
Dengan penuh keyakinan, Siti Saniah mengakhiri sambutannya dengan ajakan bersama membangun gerakan literasi sebagai investasi jangka panjang untuk kemajuan Kapuas.
“Bismillahirrahmanirrahim, Pemilihan Duta Baca Tingkat SMA/SMK/MA Kabupaten Kapuas Tahun 2025 resmi saya buka,” pungkasnya. (ds)












