KUALA KAPUAS – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas, Siti Saniah Wiyatno, Kamis 14 Agustus 2025, menegaskan komitmennya untuk menjadikan PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting di daerah. Pernyataan ini ia sampaikan usai menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting dan Bangga Kencana yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng.
Rakor yang dibuka Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, itu menjadi wadah konsolidasi seluruh pemangku kepentingan untuk mencapai target penurunan prevalensi stunting menjadi 20,6 persen pada tahun 2025. Siti Saniah menilai, keberhasilan program ini hanya bisa terwujud jika sinergi dari tingkat provinsi hingga desa berjalan efektif.
“Kami ingin memastikan anak-anak Kapuas tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang cerah. PKK siap berada di garis terdepan, berkoordinasi dengan semua pihak untuk mewujudkan keluarga berkualitas,” tegasnya.
Menurutnya, PKK memiliki jaringan yang luas dan dekat dengan masyarakat, sehingga dapat menjadi penghubung antara program pemerintah dan kebutuhan nyata di lapangan. Melalui kegiatan edukasi, pendampingan keluarga, hingga pemanfaatan teknologi tepat guna, PKK Kapuas akan mengawal program pencegahan stunting hingga ke tingkat rumah tangga.
Siti Saniah juga menyoroti pentingnya pendekatan holistik, yang tidak hanya menitikberatkan pada gizi dan kesehatan anak, tetapi juga pola asuh, sanitasi, dan ketahanan pangan keluarga.
“Stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga menyangkut masa depan generasi dan kualitas SDM Kapuas,” ujarnya.
Dalam rakor tersebut, berbagai agenda turut digelar, termasuk penandatanganan Nota Kesepahaman, penyerahan SK Gerakan Nasional Orang Tua Asuh Anak Stunting (Genting), serta distribusi Alat Teknologi Tepat Guna (ATTG) kepada Kelompok UPPKA se-Kalteng.
Acara ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Provinsi Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Plt Sekda Provinsi Kalteng Leonard S. Ampung, para bupati/wali kota se-Kalteng, serta kepala perangkat daerah terkait. Dari Kabupaten Kapuas, hadir pula Asisten I Setda Kapuas, Romulus, mewakili pemerintah daerah.
Dengan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan, Siti Saniah optimistis angka stunting di Kapuas dapat terus ditekan. “Ini adalah kerja bersama. Setiap langkah kecil di keluarga akan berdampak besar bagi masa depan generasi Kapuas,” pungkasnya. (ds)












