SAMPIT – Tragedi yang menimpa seorang siswi SMA berprestasi di Kabupaten Seruyan kini berubah menjadi misteri yang menyita perhatian publik. EA (17), pelajar kelas 2 SMA di Tumbang Manjul, Kecamatan Seruyan Hulu, ditemukan tewas pada Sabtu, 9 Agustus 2025, dengan seutas tali melingkar di tubuhnya.
Awalnya, kejadian tersebut diduga sebagai kasus bunuh diri. Namun, keluarga korban menolak mentah-mentah dugaan itu. Mereka menilai ada banyak kejanggalan yang mengiringi kematian EA, yang selama ini dikenal sebagai anak pintar, periang, dan jauh dari kesan memiliki masalah pribadi.
Keluarga menduga kuat EA dibunuh dan dipalsukan kematiannya dengan bunuh diri. Pasalnya EA saat ditemukan gantung diri posisi lutut menyentuh lantai dan tali menggantung di dagunya bukan leher.
“Janggal kematiannya, posisi almarhum pas ditemukan lututnya menyentuh tanah dan tali tergantung di dagu bukan di leher,” kata KS keluarga korban saat dikonfirmasi pada Jumat 15 Agustus 2025.
Dirinya berharap mendapat hasil setelah dilakukan autopsi terhadap almarhum EA dan polisi dapat mengasut tuntas kejadian ini.
“Mudah-mudahan habis otopsi bisa diketahui hasilnya dan polisi bisa mengusut tuntas kasus ini jika memang kecurigaan kami terhadap kematian EA benar dibunuh,” ungkapnya.
Saat ini mayat almarhum EA sudah berada di kamar mayat RSUD Dr Murjani dan sedang dilakukan autopsi sejak pukul 16.00 WIB sore hari ini.
(Utomo)












