PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menegaskan bahwa kegiatan budaya seperti Huma Betang Night tidak hanya berfungsi melestarikan tradisi, tetapi juga menjadi wadah nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat.
Hal itu ia sampaikan dalam sambutannya pada gelaran Huma Betang Night ke-10 yang berlangsung di Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu malam, 17 Agustus 2025.
Menurut Agustiar, di setiap pelaksanaan Huma Betang Night, ribuan warga hadir menikmati hiburan seni sekaligus berbelanja di stand-stand kuliner, kerajinan, dan produk UMKM lokal.
Aktivitas tersebut, kata dia, memberikan dampak positif langsung bagi perputaran ekonomi masyarakat.
“Ini bukan sekadar pesta budaya, tetapi juga panggung bagi pelaku usaha kecil dan menengah kita untuk berkembang. Huma Betang Night membuktikan bahwa budaya bisa berjalan beriringan dengan ekonomi rakyat,” tegasnya.
Gubernur menilai keberadaan UMKM menjadi tulang punggung ekonomi daerah.
Karena itu, ia berkomitmen terus memberikan dukungan melalui berbagai program pelatihan, permodalan, hingga akses pemasaran bagi pelaku usaha.
“Kami ingin agar UMKM di Kalimantan Tengah naik kelas. Dari hanya sekadar berjualan di acara, bisa menembus pasar digital bahkan nasional,” ujarnya.
Lebih lanjut, Agustiar mengajak masyarakat untuk bangga dan mencintai produk lokal. Dengan begitu, ekonomi daerah bisa tumbuh mandiri tanpa terlalu bergantung pada produk luar.
“Kalau bukan kita yang membeli dan menggunakan produk UMKM kita, siapa lagi? Inilah bentuk nyata cinta daerah sekaligus menjaga perputaran uang tetap di Kalimantan Tengah,” katanya.
Selain itu, ia juga meminta agar generasi muda dilibatkan lebih banyak dalam mengembangkan ekonomi kreatif yang berbasis budaya lokal.
Menurutnya, kreativitas anak muda merupakan aset penting dalam membangun daya saing daerah.
“Budaya bisa jadi sumber inspirasi untuk bisnis kreatif. Anak-anak muda harus kita dukung agar berani berinovasi. Dengan begitu, identitas daerah tetap terjaga, ekonomi rakyat juga bergerak,” tutur Gubernur.
(Sya'ban)












