SAMPIT – Turnamen sepak bola KNPI Cup 3 di Desa Terantang, Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), sempat diwarnai kericuhan yang membuat heboh penonton. Namun, Ketua Panitia, Lukman, memastikan masalah tersebut telah diselesaikan secara damai, dan pertandingan akan kembali digelar.
Kericuhan yang terjadi kemarin sontak menjadi perhatian masyarakat setempat. Namun berkat mediasi cepat antara panitia, wasit, serta pihak-pihak terkait, suasana kembali kondusif.
“Memang benar kemarin sempat ricuh saat pertandingan berlangsung. Alhamdulillah masalahnya sudah selesai dan kembali kondusif,” kata Lukman pada Kamis 21 Agustus 2025.
Dirinya mengatakan kericuhan bermula ketika emosi sesama pemain memuncak dan suporter yang masuk ke lapangan memperkeruh suasana sehingga pertandingan sempat terhenti.
“Emosi sesama pemain aja dan ditambah oleh suporter yang masuk ke lapangan,” ujarnya.
Meski sempat terjadi insiden kecil di lapangan, Ketua Panitia, Lukman, memastikan situasi tetap kondusif. Ia menegaskan tidak ada pemain maupun suporter yang harus mendapat perawatan serius di fasilitas kesehatan, hanya penanganan ringan di lokasi saja. Pertandingan pun langsung kembali dilanjutkan hari itu juga dan dipastikan tetap berjalan hingga selesai sesuai jadwal.
“Hanya perawatan biasa saja. Pertandingan juga dilanjut seletah itu dan akan terus dilanjutkan sampai selesai turnamen ini,” tutupnya.
(Utomo)












