Pacu Jalur Sungai Warnai Pawai HUT ke-80 RI dan Hari Jadi ke-23 Kabupaten

IST/BERITASAMPIT - Foto bersama rombongan Dinas Perikanan Kabupaten .

KUALA PEMBUANG – Suasana Kota Kuala Pembuang, Senin 18 Agustus 2025, benar-benar semarak. Ribuan masyarakat tumpah ruah di sepanjang jalan utama untuk menyaksikan pawai akbar dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Hari Jadi ke-23 Kabupaten . Warna-warni bendera Merah Putih menghiasi setiap sudut kota, mengiringi langkah kontingen dari berbagai instansi, sekolah, hingga organisasi masyarakat.

Namun, sorotan warga tertuju pada satu penampilan yang mencuri perhatian: Dinas Perikanan Kabupaten . Mengusung tema “Pacu Jalur Sungai ”, rombongan ini sukses menghadirkan pertunjukan visual yang tidak hanya indah, tetapi juga penuh makna.

Di barisan depan, sebuah replika perahu jalur berukuran besar tampil megah. Dengan ukiran khas Kalimantan yang sarat simbol budaya, perahu tersebut dihiasi Merah Putih serta lambang negara. Di atasnya, para pegawai Dinas Perikanan tampil layaknya nelayan tangguh, mengenakan seragam khas dan mengayunkan dayung dengan penuh semangat, seolah benar-benar siap berlaga dalam pacu jalur sesungguhnya.

Lebih dari sekadar atraksi, replika perahu jalur ini menyimpan filosofi mendalam. Sama seperti tim pendayung yang harus kompak dan saling menguatkan untuk mencapai garis akhir, kemajuan sektor perikanan pun membutuhkan kebersamaan semua pihak—pemerintah, nelayan, pembudidaya, hingga masyarakat luas. Gotong royong inilah yang menjadi fondasi kedaulatan di sungai dan laut, agar sumber daya perikanan dapat dikelola secara bijak dan berkelanjutan.

Partisipasi Dinas Perikanan bukan hanya memeriahkan pawai, tetapi juga menjadi simbol komitmen membangun kesejahteraan rakyat melalui sektor perikanan. Penonton pun memberikan tepuk tangan meriah, kagum pada kreativitas sekaligus pesan kuat yang tersampaikan.

Tak ayal, Pacu Jalur Sungai menjadi salah satu momen paling berkesan dalam perayaan kali ini. Ia mengingatkan semua pihak bahwa persatuan, kerja keras, dan gotong royong adalah kunci menuju bangsa yang berdaulat, rakyat yang sejahtera, dan Indonesia yang maju.

(ASY)

baca juga ...  Desak Pemerintah, Warga Minta Perbaikan Segera Jalan Rantau Pulut–Manjul
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!