PALANGKA RAYA – Sekretaris Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia, menyampaikan keprihatinannya atas semakin maraknya praktik judi online yang kian mudah diakses masyarakat. Hal ini perlu menjadi perhatian bersama karena berpotensi menimbulkan dampak negatif, baik dari sisi kesehatan mental maupun kondisi sosial keluarga.
“Judi online pada dasarnya sangat berisiko. Ketika seseorang sudah mulai mencoba, besar kemungkinan akan timbul dorongan untuk terus bermain. Dari sinilah potensi kecanduan bisa muncul, dan jika tidak dikendalikan, dapat berpengaruh pada kesehatan mental serta hubungan sosial,” ucapnya, Kamis 21 Agustus 2025.
Langkah pencegahan sangat penting dilakukan melalui edukasi dan sosialisasi yang berkesinambungan. Pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya serta kerugian dari judi online diyakini dapat membantu mengurangi risiko yang ditimbulkan.
“Edukasi sejak dini, terutama kepada generasi muda, menjadi kunci agar mereka tidak mudah terjerumus. Peran keluarga, lembaga pendidikan, dan pemerintah daerah juga sangat dibutuhkan dalam upaya bersama menjaga masyarakat dari bahaya judi online,” tambahnya.
Selain itu juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk saling mengingatkan dan membangun kepedulian bersama.
“Dengan meningkatkan kesadaran dan kebersamaan, kita dapat melindungi diri, keluarga, dan lingkungan sosial dari dampak buruk judi online,” ungkapnya. (yud)












