SUKAMARA – Kebun Agrowisata milik Lapas Kelas III Sukamara kembali memanen timun sebanyak 50 kilogram. Panen kali ini merupakan hasil kerja keras warga binaan bersama petugas pembinaan dalam mengelola lahan pertanian yang ada di lingkungan lapas.
Kegiatan panen dilakukan secara gotong royong oleh warga binaan di bawah pengawasan petugas pada Jumat 22 Agustus 2025.
Hasil panen ini menjadi salah satu bukti nyata dari program pembinaan kemandirian yang terus digalakkan oleh Lapas Sukamara, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan serta pemanfaatan lahan produktif di lingkungan lembaga pemasyarakatan.
Kalapas Sukamara, Fajar Nurcahyono Assyifa melalui Kasubsi Pembinaan, Ciwogalatia, menyampaikan bahwa hasil panen ini tidak hanya bernilai ekonomis, tetapi juga memiliki nilai edukasi bagi warga binaan.
“Panen timun kali ini menjadi bukti nyata bahwa warga binaan mampu menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Selain melatih keterampilan di bidang pertanian, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab serta membangun semangat kemandirian,” ujarnya.
Hasil panen timun tersebut sebagian akan dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur lapas, sementara sisanya dapat dipasarkan guna menambah nilai produktif kegiatan pembinaan.
Melalui program Agrowisata, Lapas Sukamara berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai tanaman hortikultura sehingga mampu mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan memberikan bekal keterampilan positif bagi warga binaan setelah bebas nanti. (enn)












