PULANG PISAU – Suasana Tepian Taman Sumbu Kurung Pulang Pisau akhir pekan ini berubah semarak. Sorak-sorai penonton berpadu dengan dentuman genderang mengiringi Lomba Dayung Perahu Naga Bupati Cup 2025 yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, Sabtu 23 Agustus 2025.
Ajang yang berlangsung selama dua hari, 23–24 Agustus, ini tidak hanya menyedot perhatian masyarakat lokal, tetapi juga diikuti tim dayung dari luar daerah. Sejumlah peserta datang dari Kalimantan Tengah sendiri, sementara lainnya berasal dari Provinsi Kalimantan Selatan.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pulang Pisau, Migu Hartaku, menyebut kegiatan ini bukan sekadar hiburan rakyat, melainkan wadah untuk mengasah keterampilan atlet dayung.
“Lewat Bupati Cup ini, kami ingin menyiapkan atlet-atlet tangguh untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi XIII Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Kotawaringin Barat,” ujarnya.
Menurutnya, perhatian KONI Pulpis terhadap cabang olahraga (cabor) dayung memang cukup besar. Pihaknya berkomitmen memberikan dukungan berupa pembinaan, pelatihan, hingga sarana agar atlet bisa bersaing tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga nasional bahkan internasional.
Migu optimistis, semangat para atlet yang tampil di Pulang Pisau kali ini bisa menjadi modal berharga dalam mencetak prestasi ke depan.
“Kami berharap mereka mampu mempersembahkan medali emas lebih banyak pada Porprov mendatang dibandingkan tahun sebelumnya,” katanya menambahkan.
Antusiasme masyarakat Pulang Pisau terlihat begitu tinggi. Sejak pagi, ribuan warga memadati tepian sungai untuk menyaksikan perahu naga meluncur cepat di atas permukaan air, menciptakan pemandangan spektakuler di jantung kota.
Tak hanya menumbuhkan kebanggaan olahraga, Bupati Cup 2025 ini juga dinilai memberi dampak positif terhadap ekonomi lokal. Kehadiran peserta dari luar daerah membuat sejumlah pelaku UMKM, pedagang makanan, hingga penyedia jasa transportasi ikut merasakan keuntungan.
Dengan gaung yang begitu besar, Lomba Dayung Perahu Naga Bupati Cup 2025 bukan sekadar rangkaian peringatan kemerdekaan, melainkan juga momentum memperkuat identitas Pulang Pisau sebagai daerah yang kaya tradisi sungai dan berpotensi melahirkan atlet dayung berkelas. (ds)












