Ketua DPRD Soroti Minimnya Guru di Wilayah Terpencil

BITRO/BERITASAMPIT - Ketua DPRD , Marwan Susanto.

KASONGAN – Ketua DPRD Kabupaten , Marwan Susanto, menegaskan pentingnya pemerataan akses pendidikan hingga ke pelosok wilayah. Menurutnya, masih banyak daerah terpencil di yang belum menikmati fasilitas pendidikan yang memadai.

Marwan menilai pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing. Namun, kondisi di lapangan menunjukkan tantangan besar masih dihadapi, mulai dari keterbatasan sarana sekolah, minimnya tenaga guru, hingga sulitnya akses transportasi di pedalaman.

“Tidak bisa hanya sekolah di kota saja yang sehat, lengkap, dan canggih. Anak-anak di juga harus mendapat kesempatan yang sama untuk belajar, baik dari sisi fasilitas maupun kualitas pengajar,” kata Marwan, Senin (25/8/2025).

Ia menekankan perlunya langkah konkret dari Pemkab dalam membangun ruang kelas baru di wilayah terpencil. Selain itu, pelatihan guru lokal dianggap penting untuk memastikan mutu pendidikan tidak tertinggal dibanding daerah perkotaan.

Sebagai solusi tambahan, Marwan mendorong penerapan program pendidikan jarak jauh bagi daerah yang sulit dijangkau transportasi. Menurutnya, pemanfaatan teknologi bisa menjadi jalan keluar agar anak-anak tetap bisa belajar tanpa terkendala lokasi.

“Alokasi anggaran pendidikan jangan hanya terpusat di perkotaan. Fokus harus diarahkan pada penguatan sekolah dasar dan menengah di , supaya pemerataan benar-benar terwujud,” tegasnya.

Selain pembangunan infrastruktur, Marwan juga menyerukan agar Pemkab menyiapkan regulasi dan kebijakan insentif khusus bagi guru yang bersedia mengajar di daerah terpencil. Bentuknya bisa berupa tunjangan tambahan maupun pelatihan keterampilan, termasuk penguasaan bahasa lokal.

Ia menilai keberadaan guru di pedalaman menjadi ujung tombak keberhasilan program pendidikan. Dengan dukungan fasilitas dan kesejahteraan yang memadai, para tenaga pendidik diyakini akan lebih bersemangat dalam menjalankan tugasnya.

“Peningkatan kualitas pendidikan di wilayah terdalam akan berdampak pada pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” pungkasnya.


(Bitro)

baca juga ...  APBD Kalteng 2026 Anjlok, DPRD Minta Pajak Alat Berat-Air permukaan Perusahaan Digenjot

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!