PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Edy Pratowo, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan dan menstabilkan harga kebutuhan pokok.
Pernyataan itu disampaikan Edy saat rapat paripurna ke-21 DPRD Kalteng, Senin, 25 Agustus 2025, dalam rangka memberikan jawaban atas pemandangan umum Fraksi Partai Gerindra terhadap Raperda perubahan APBD 2025.
“Dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok, dukungan terhadap program subsidi melalui pasar penyeimbang dan/atau gerakan pangan murah, subsidi transportasi dan distribusi untuk menekan harga sampai ke masyarakat,” kata Edy.
Lebih lanjut, ia menyebut pemerintah akan melakukan digitalisasi informasi harga untuk mengurangi spekulasi dan praktik penimbunan. Upaya itu juga dibarengi dengan pemberdayaan petani serta pengembangan perikanan lokal untuk memperkuat ketersediaan pasokan jangka panjang.
Selain itu kata Edy, Pemprov Kalteng tetap fokus memenuhi sarana dan prasarana penanggulangan bencana kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Penyediaan air bersih menjadi salah satu prioritas.
“Kesiapsiagaan supply air jika terjadi kekurangan air bersih melalui tangki-tangki air bersih pada BPBD, Dinsos dan juga dukungan Dinas Kehutanan,” tuturnya.
Menurut Edy, untuk karhutla, persiapan di pos-pos lapangan terus dilengkapi agar respons cepat pemerintah dalam penanganan kebakaran semakin optimal.
(Syauqi)












