84 Personel Polres Kotim Kawal Meriahnya Pawai Pembangunan HUT RI ke-80 di Sampit

OKTA/BERITASAMPIT - Petugas Satlantas Polres Kotim saat melakukan pengalihan arus lalulintas.

SAMPIT – Suasana Kota Sampit, Kabupaten (Kotim) benar-benar semarak pada Selasa, 30 Agustus 2025. Ribuan warga tumpah ruah ke jalan untuk menyaksikan pawai pembangunan dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia.

Untuk memastikan jalannya acara berlangsung tertib dan aman, Polres Kotim menurunkan 84 personel di berbagai titik strategis. Kehadiran aparat kepolisian ini membuat warga bisa menikmati momen pawai dengan nyaman dan tanpa khawatir.

Kapolres Kotim, AKBP Resky Maulana Zulkarnain, melalui Kasatlantas Polres Kotim, AKP Hariyanto, mengungkapkan bahwa 47 di antaranya merupakan personel Satlantas yang fokus mengatur arus lalu lintas. Langkah ini diambil agar tidak terjadi kemacetan selama pawai berlangsung.

“Personel yang dikerahkan sebanyak 84 dan itu gabungan antara Polres dan juga Satlantas, dari Satlantas sendiri ada 47 personel dan sisanya dibantu anggota Polres Kotim,” kata Hariyanto.

Hariyanto, mengatakan bahwa persiapan pengamanan sudah dilakukan jauh-jauh hari, seperti menyiapkan rekayasa lalu lintas agar masyarakat dapat menikmati pawai dengan aman dan nyaman.

“Persiapan yang kami lakukan sebelumnya, membuat rekayasa jalan agar pada saat kegiatan situasi berjalan dengan lancar,” katanya.

Dalam hasil rekayasa lalulintas yang telah dibuat oleh pihaknya, sebanyak 19 titik rawan keramaian didapati. Sehingga pada 19 titik rawan tersebut sejumlah anggota telah ditempatkan.

“Personel yang terlibat telah kami tunjuk di setiap masing-masing titik rawan. Masing-masing titik rawan sendiri jumlah anggota nya bervarian. Yang mana menjadi titik paling rawan kami letakan anggota lebih banyak,” ujarnya.

Dijelaskan Hariyanto pengamanan titik rawan dimulai sejak pukul 6.15 WIB. Hal tersebut dilakukan lantaran kegiatan pawai pembangunan dimulai sekitar pukul 7.00 WIB.

“Kami mulai melakukan penjagaan dari jam 6.15 WIB karena pawai dimulai sekitar pukul 7.00 WIB maka anggota sudah harus berada di titik yang sudah ditentukan sebelum kegiatan dimulai,” imbuhnya.

Ia juga mengimbau kepada pengendara dari arah yang bertujuan ke Pangkalan Bun dan rute dialihkan jalurnya ke jalan lingkar (Lingkar Selatan dan Lingkar Utara), begitu pun pengendara dari arah sebaliknya.

Meski rekayasa jalan telah dibuat dan kegiatan telah berjalan, pihaknya tetap mengutamakan kendaraan emergency seperti ambulans dan pemadam kebakaran.

“Walau arus lalulintas di beberapa titik telah kami alihkan. Namun, untuk kendaran emergency tetap akan kami utamakan,” pungkasnya.

(Oktavianto)

baca juga ...  Pemkab Salurkan 1 Unit Mobil Operasional ke MKKS Sampit
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!