Bawaslu Kotim Tekankan Evaluasi dan Penguatan Kelembagaan Pengawasan Pemilu

NARDI/BERITASAMPIT - Ketua Bawaslu Kotim, M Natsir.

SAMPIT – Ketua Bawaslu (Kotim), M Natsir menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan pengawas pemilu dalam menjaga kualitas demokrasi. Hal ini ia sampaikan saat kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu bersama mitra kerja yang digelar di Aquarius Boutique Hotel Sampit, Minggu 31 Agustus 2025.

Kegiatan tersebut diikuti unsur pemerintah daerah, akademisi, organisasi masyarakat, mahasiswa, serta mitra kerja Bawaslu lainnya. Para peserta juga terlibat dalam forum diskusi dan menyampaikan masukan terkait evaluasi penyelenggaraan pemilu.

Dalam sambutannya, Natsir menekankan bahwa meskipun pemilu dan telah selesai, masih ada tahapan penting yang perlu ditindaklanjuti. 

“Perhelatan demokrasi telah usai, tetapi penguatan kelembagaan tetap perlu dilakukan agar fungsi pengawasan bisa berjalan efektif di masa mendatang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Bawaslu secara berjenjang mulai dari pusat hingga kabupaten terus berupaya memperkuat sistem pengawasan. Tujuannya, agar demokrasi berjalan substantif dengan prinsip keadilan, inklusif, partisipatif, serta bebas dari praktik manipulasi dan transaksional.

Natsir juga mengingatkan bahwa pengawas pemilu di tingkat daerah masih memiliki tantangan, termasuk dalam keterbatasan SDM dan anggaran.

“Hal-hal baik yang sudah ada harus dipertahankan, tetapi tetap perlu evaluasi. Kapasitas dan integritas pengawas harus terus ditingkatkan agar fungsi pengawasan semakin optimal,” tegasnya.

Selain itu, Natsir menyampaikan bahwa saat ini Bawaslu masih menjalankan fungsi pengawasan non-tahapan, salah satunya pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang dilakukan KPU. Menurutnya, hal ini penting untuk menjaga akurasi daftar pemilih di Kotim.

Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan masukan terkait Rancangan Undang-Undang Pemilu, di antaranya perlunya pembentukan lembaga peradilan khusus untuk menangani perselisihan hasil pemilu, serta penyesuaian komposisi pengawas pemilu hingga tingkat TPS berdasarkan jumlah pemilih.

baca juga ...  Miris! Asrama Pelajar di Sampit Nyaris Ambruk, Mahasiswa Hidup dalam Ancaman

“Kami berharap forum ini menjadi ruang dialog produktif, tempat mitra kerja menyampaikan gagasan dan masukan agar pengawasan pemilu ke depan lebih kuat. Semua masukan akan kami teruskan secara berjenjang ke Bawaslu pusat,” pungkasnya. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!