Hari Keempat, Pencarian Penumpang Terjun di Muara Mentaya Masih Nihil

IST/BERITASAMPIT - Upaya pencarian dari tim gabungan regu penyelamat korban terjun ke muara Sungai Mentaya Sampit

SAMPIT – Pencarian terhadap Sefnat Onesimus, penumpang yang dilaporkan nekat melompat dari kapal di perairan Muara Sungai Mentaya, Timur (Kotim), masih terus dilakukan. Memasuki hari keempat, Kamis 4 September 2025, upaya tim gabungan belum membuahkan hasil.

Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, menyampaikan pencarian dilakukan dengan membagi tim menjadi dua regu. Regu pertama menggunakan perahu karet untuk menyisir ke arah timur jalur laut, sedangkan regu kedua bergerak dengan kendaraan roda dua menyusuri pesisir barat di bibir pantai.

“Hasil giat sampai siang hari ini masih nihil, korban belum ditemukan,” ujar Multazam, Kamis 4 September 2025.

Ia menambahkan, pencarian sempat dihentikan sementara pada siang hari karena kondisi gelombang semakin tinggi. Seluruh personel dipusatkan beristirahat di Pos Tebing Kalap sambil menunggu cuaca kembali kondusif.

“Sementara tim standby istirahat siang di pos Tebing Kalap, sambil menunggu kondisi gelombang dan cuaca reda karena gelombang siang ini mulai tinggi,” jelasnya.

Pencarian dijadwalkan akan kembali dilanjutkan pada sore hari apabila kondisi memungkinkan. Tim gabungan dari BPBD, Pos SAR Sampit, dan unsur terkait lainnya tetap bersiaga di lokasi untuk memastikan operasi pencarian berjalan maksimal.

Diberitakan sebelumnya, kejadian bermula pada Senin 1 September 2025 sekitar pukul 06.13 WIB, ketika kapal berada sekitar 15 mil barat muara Sungai Mentaya. Korban yang sempat mendapat pemeriksaan medis karena mengalami gangguan maupun mental, tiba-tiba berlari dan melompat ke laut. Upaya seorang petugas kapal untuk mencegahnya tidak berhasil.

Pihak kapal langsung mengaktifkan prosedur man over board (MOB) dengan melemparkan pelampung penyelamat (lifebuoy), menekan tombol darurat, hingga memutar kapal sebanyak tiga kali untuk mencari korban. Namun yang ditemukan hanya lifebuoy, sementara korban tidak terlihat. Setelah melaporkan kejadian ke Kantor Cabang Sampit, kapal melanjutkan pelayaran menuju Semarang pada pukul 07.15 WIB.

Upaya pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan dari Pos SAR Sampit, BPBD Kotim, Polairud, dan Pos Angkatan Laut. Sejumlah perahu karet dikerahkan untuk menyisir perairan sekitar lokasi kejadian.

(Nardi)

baca juga ...  SMPN 3 Sampit Bersurat ke Bupati, Minta Alihkan Fungsi Depo Sampah di Dekat Sekolah
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!