SAMPIT – Sejumlah ruas jalan antar desa di wilayah utara Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terputus akibat banjir. Salah satunya jalan penghubung Desa Beringin Agung menuju Desa Agung Mulya dan Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Telaga Antang, Kamis 11 September 2025.
Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, mengatakan kerusakan terjadi pada bagian gorong-gorong yang tergerus derasnya arus banjir. Hal ini membuat akses transportasi warga terganggu.
“Beberapa jalan antar desa terputus. Laporan yang masuk dari lapangan, masyarakat bersama aparat desa melakukan upaya membangun jembatan darurat agar jalan kembali fungsional,” jelas Multazam.
Lokasi jembatan darurat berada di titik koordinat -1.79344, 112.632651. Meski bersifat sementara, inisiatif warga dinilai sangat membantu karena jalur tersebut merupakan akses penting antar desa.
Informasi dari Camat Telaga Antang, besok Jumat 12 September 2025 akan dilakukan pengecekan oleh Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Kontruksi, Perumahan
Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kotim ke lokasi jembatan darurat tersebut.
“Untuk desa–desa yang berada di bantaran Sungai Mentaya mulai surut, BPBD Kotim mengimbau agar warga tetap berhati-hati saat melintas di jembatan darurat tersebut, sekaligus terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan,” ungkapnya. (nardi)












