PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Edy Pratowo, meminta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meningkatkan intensitas kerja dalam menjalankan program pembangunan.
Hal ini ia sampaikan saat membacakan pidato Gubernur H. Agustiar Sabran dalam Rapat Paripurna ke-23 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Jumat siang, 12 September 2025.
Edy menegaskan, setelah disetujuinya Raperda Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, perangkat daerah dituntut lebih cermat dan tepat sasaran.
“Banyak tantangan yang harus kita hadapi. Karena itu, setiap OPD harus berhati-hati, melakukan penajaman prioritas, serta memastikan anggaran yang terbatas dimanfaatkan secara efektif dan efisien,” ujarnya.
Menurutnya, dokumen APBD Perubahan 2025 telah melalui pembahasan komprehensif dan kini menjadi dasar bagi perangkat daerah untuk menuntaskan program-program prioritas dengan sisa waktu yang ada.
Seluruh proses penyusunan juga telah terintegrasi melalui aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebagai instrumen kontrol dari pemerintah pusat.
“Jangan sampai ada anggaran yang tidak memberi dampak nyata kepada masyarakat. Dengan kerja keras dan sinergi, kita bisa memastikan program pembangunan berjalan sesuai target,” tambahnya.
Edy juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kalteng yang telah memberikan masukan selama proses pembahasan hingga persetujuan Raperda.
Ia berharap kerja sama eksekutif dan legislatif semakin erat dalam mendukung pembangunan daerah.
“Dengan persetujuan APBD Perubahan 2025 ini, mari kita perkuat kolaborasi. Tujuan kita bersama adalah membangun Kalimantan Tengah yang makin berkah, maju, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
(Sya'ban)












