PULANG PISAU – Desa Pahawan, Kecamatan Banama Tingang, kini memiliki kantor desa baru yang lebih representatif. Gedung tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Pulang Pisau, H Ahmad Rifa'i, S.Kom, pada Sabtu 13 September 2025, dan disambut penuh sukacita oleh masyarakat.
Peresmian ditandai dengan pembacaan doa, pengucapan basmalah, dan penandatanganan prasasti oleh Bupati. Hadir mendampingi, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, para kepala perangkat daerah, camat beserta unsur Forkopimcam, Kepala Desa Pahawan dan jajaran, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Rifa'i menyampaikan apresiasi atas keberanian inovasi yang dilakukan Kepala Desa Pahawan. Menurutnya, meskipun dalam kondisi anggaran terbatas, pemerintah desa berani mengambil langkah maju dengan membangun kantor desa yang layak.
“Kantor desa ini adalah cerminan keberanian dan inovasi. Semoga menjadi inspirasi bagi desa–desa lain, karena kantor desa adalah pusat pelayanan di tingkat paling bawah yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, kehadiran kantor baru bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol semangat baru dalam memberikan pelayanan. Fasilitas representatif diyakini akan memotivasi aparatur desa untuk bekerja lebih maksimal dalam melayani kebutuhan administrasi maupun kepentingan masyarakat.
Bupati juga berpesan agar gedung ini dijaga dengan baik. Menurutnya, kantor desa bukan hanya milik pemerintah, tetapi juga milik seluruh warga, sehingga pemeliharaan dan pemanfaatannya harus dilakukan bersama-sama.
Masyarakat Desa Pahawan menyambut dengan antusias peresmian ini. Banyak warga berharap pelayanan administrasi akan lebih cepat, nyaman, dan mudah diakses dengan adanya gedung baru. Kebersamaan pemerintah dan masyarakat pada momen ini menandakan kuatnya dukungan warga terhadap pembangunan desa.
Peresmian kantor desa ini menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa. Dengan dukungan fasilitas yang lebih memadai, diharapkan Desa Pahawan dapat menjadi contoh nyata bagaimana sinergi pemerintah daerah, desa, dan masyarakat mampu melahirkan inovasi yang memberi manfaat langsung. (ds)












