LAMANDAU – Suasana hangat terasa di Cafe Sysa, Nanga Bulik, Minggu 14 September 2025, malam. Pecinta kopi di Kabupaten Lamandau berkumpul dalam ajang Fun Battle V60, sebuah kompetisi seduh manual yang mengedepankan kebersamaan.
Kompetisi ini bukan semata mencari siapa yang terbaik, melainkan menjadi ruang silaturahmi bagi barista lokal dan pelaku UMKM kopi.
Sejumlah peserta ikut serta, menunjukkan keterampilan dalam menyeduh kopi dengan metode V60.
Satrio, penyelenggara acara, menjelaskan bahwa kegiatan ini lahir dari semangat untuk memperkenalkan UMKM kopi lokal sekaligus memperluas wawasan komunitas.
“Walau persiapannya hanya seminggu, alhamdulillah bisa berjalan. Tujuan utamanya agar UMKM lebih dikenal dan ada ruang berbagi ilmu,” ujarnya.
Tiga juri hadir untuk menilai penampilan peserta, yakni Rio “Pak Peh”, Ari Jab, dan Makdum Badawi. Dari hasil penjurian, Santo berhasil meraih juara pertama. Holis berada di posisi kedua, disusul Andi di peringkat ketiga.
Meski ada unsur persaingan, suasana tetap cair. Santo, sang juara, mengaku kemenangan bukan tujuan utama.
“Yang penting sharing pengalaman. Menang atau kalah bukan masalah,” katanya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat digelar secara rutin agar komunitas kopi di Lamandau semakin solid.
“Kalau ada event fun brewing lagi, ayo jangan ragu untuk ikut,” ujarnya. (andre)












