Sinergi Lintas Sektor Kunci Kendalikan Karhutla di Kalteng

IST/BERITASAMPIT - Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran saat menghadiri Apel Gelar Personel dan Sarpras Penanggulangan Karhutla Tahun 2025 di Mapolda Kalteng, Jumat pagi, 16 Mei 2025, bersama jajaran Forkopimda.

– Keberhasilan (Kalteng) dalam mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2025 tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak.

Mulai dari TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah daerah, hingga masyarakat, semua bersinergi untuk menjaga Bumi Tambun Bungai dari ancaman asap.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Kalteng, Alpius Patanan, menyampaikan tren penurunan karhutla tahun ini adalah hasil nyata kolaborasi.

“Pencegahan dan penanganan cepat tidak bisa berjalan jika hanya dilakukan satu pihak. Sinergi ini yang membuat titik api lebih cepat terdeteksi dan dipadamkan,” katanya di , Senin, 15 September 2025.

Berdasarkan data Kementerian Kehutanan melalui laman Sipongi, sepanjang 1 Januari hingga 31 Agustus 2025, luas karhutla di Kalteng tercatat hanya 1.353,73 hektare.

Jumlah ini menempatkan Kalteng di peringkat ke-21 secara dengan kontribusi 0,63 persen dari total karhutla Indonesia yang mencapai 213.984,20 hektare.

Selain itu, emisi karbon akibat karhutla di Kalteng juga relatif kecil, yakni sekitar 195.697 ton CO₂e, atau hanya 1,04 persen dari total sebesar 18,76 juta ton CO₂e.

Kepala Pelaksana BPBD Kalteng, Ahmad Toyib, menjelaskan salah satu strategi utama yang terbukti efektif adalah pembentukan 77 Pos Komando Lapangan (Poslap).

Poslap berfungsi sebagai pusat deteksi dini, pemadaman cepat, serta koordinasi lintas sektor.

“Poslap ini adalah garda terdepan. Keberadaannya memungkinkan kita merespons dengan cepat sebelum api meluas,” jelas Toyib.

Tak hanya aparat dan lembaga resmi, masyarakat juga dilibatkan aktif. , pelatihan relawan, serta sosialisasi bahaya membuka lahan dengan membakar dilakukan secara intensif.

“Karhutla bisa ditekan karena kesadaran masyarakat mulai tumbuh. Warga kini lebih cepat melapor ketika melihat titik api,” ungkap Toyib.

Dengan dukungan semua pihak, optimistis dapat mencapai target Kalteng Bebas Kabut Asap 2025.

“Sinergi seperti ini akan terus diperkuat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Keberhasilan tahun ini membuktikan bahwa kolaborasi adalah kunci,” pungkas Toyib.

(Sya'ban)

baca juga ...  Pergeseran di Dispora: Hamka Menyerahkan Tongkat Estafet ke Agus Siswadi
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!