BKAD Manfaatkan Ruangan Tak Terpakai untuk Dijadikan Musala

DENNY/BERITA SAMPIT - Kepala BKAD , Ferdinand Yacobvella.

– Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten , Ferdinand Yacobvella, mengungkapkan bahwa musala baru yang kini berdiri di lingkungan kantornya sebenarnya berawal dari sebuah ruangan kosong yang sebelumnya tidak termanfaatkan. Ide sederhana itu kemudian diwujudkan menjadi tempat ibadah yang diberi nama Musala Al-Rifa'i, dan resmi digunakan setelah diresmikan Bupati H Ahmad Rifa'i, Selasa 16 September 2025.

Menurut Ferdinand, gagasan tersebut muncul dari kebutuhan nyata para pegawai dan tamu yang berkunjung ke BKAD. Selama ini, kata dia, para pegawai yang beragama muslim kerap kesulitan mencari tempat salat karena lokasi musala terdekat cukup jauh dari kantor. Bahkan, tamu dari luar daerah seperti tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga sering mengeluhkan hal serupa.

“Dulu banyak pegawai dan tamu kami yang kesulitan saat tiba waktu salat, karena tempat ibadah terlalu jauh. Dari situ kami coba manfaatkan ruangan kosong di kantor, dan akhirnya disulap menjadi musala,” jelas Ferdinand kepada awak media.

Ia menyebut pembangunan musala ini dilakukan secara cepat dan gotong royong, dengan semangat memberikan pelayanan lebih baik, tidak hanya dalam urusan administrasi keuangan daerah, tetapi juga dalam pemenuhan kebutuhan spiritual. “Inovasi kecil ini kami harap bisa menjadi manfaat besar bagi pegawai maupun masyarakat yang datang ke BKAD,” tambahnya.

Ferdinand juga menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus menjalankan inovasi serupa yang berpihak pada kebutuhan nyata pegawai maupun masyarakat. Menurutnya, BKAD tidak hanya fokus pada tata kelola keuangan, tetapi juga berupaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih manusiawi dan mendukung produktivitas.

Sementara itu, Bupati H Ahmad Rifa'i yang meresmikan musala tersebut menilai langkah BKAD patut diapresiasi. Menurutnya, keberadaan Musala Al-Rifa'i dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, karena pegawai maupun masyarakat yang sedang mengurus administrasi bisa tetap melaksanakan ibadah dengan nyaman.

baca juga ...  Bupati Pulang Pisau Pastikan Layanan Keamanan Berjalan Maksimal Sepanjang Natal dan Tahun Baru

“Alhamdulillah, musala ini bukan hanya simbol, tapi benar-benar dibutuhkan. Saya berharap pegawai maupun masyarakat dapat memanfaatkan musala setiap masuk waktu ibadah,” ujar Bupati.

Bupati juga berpesan agar Musala Al-Rifa'i tidak hanya berdiri megah, tetapi benar-benar hidup dengan aktivitas ibadah. “Jangan sampai hanya sebagai tanda formalitas. Mari kita isi dengan salat berjemaah, agar keberkahannya benar-benar dirasakan oleh semua,” pungkasnya. (ds)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!