PALANGKA RAYA – Warga Desa Pundu Jaya, Kabupaten Kotawaringin Barat, menyampaikan keluhan terkait infrastruktur jalan yang masih rusak parah dalam reses perorangan anggota DPRD Kalteng dapil III.
Juru bicara reses dapil III, Rusdi Gozali, menyebut salah satu persoalan yang menonjol datang dari Desa Pandu Sanjaya. Desa ini sudah dimekarkan sejak 2020, namun hingga kini belum ada penetapan secara definitif.
“Kantor Desa Pemekaran yaitu Desa Persiapan Pangkalan Lada sudah dibangun dan sudah ditunjuk Pj. Kepala Desa tersebut,” ujar Rusdi saat menyampaikan laporan reses dalam rapat paripurna belum lama ini.
Secara administratif, semua urusan desa masih ditanggung oleh Desa Pandu Sanjaya sebagai desa induk. Kondisi ini, kata Rusdi, menimbulkan kendala baik dalam pelayanan maupun administrasi desa. “Pihak desa meminta Pemerintah Provinsi dalam hal ini Biro Pemerintahan dan BPMD agar membantu untuk tindak lanjutnya ke Kemendagri,” ucapnya.
Selain itu, sejumlah desa juga mengajukan berbagai usulan. Di Desa Persiapan Pangkalan Lada, warga meminta bantuan ternak sapi untuk kelompok tani, kendaraan roda tiga untuk Karang Taruna Mekar Jaya, hingga dana hibah untuk rehabilitasi beberapa masjid. “Usulan bantuan Dana Hibah untuk Rehap Masjid Baitul Mutaqin, Rehap Masjid Baitul Makmur, Rehap Masjid Miftahul Khoir dan Rehap Masjid Annur,” kata Rusdi.
Masyarakat juga mengusulkan pembangunan sumur bor untuk Pondok Pesantren Assuhada serta peningkatan sejumlah jalan usaha tani, termasuk Jalan Bantul Baru, Jalan Karya Tunggal A, dan Jalan Margo Mulyo.
Di Desa Lada Mandala Jaya, warga mengajukan bantuan bibit ternak sapi, dana hibah untuk rehabilitasi masjid dan mushola, hingga pembangunan drainase dan peningkatan jalan desa. Sedangkan di Desa Pangkalan Durin, usulan yang muncul antara lain bantuan ternak sapi, program hidroponik untuk kelompok wanita tani, serta pengadaan kolam bundar guna pengembangan bioflok.
Desa Pangkalan Durin juga menekankan kebutuhan peningkatan jalan usaha tani di beberapa RT, serta rehabilitasi rumah ibadah yang tersebar di wilayah tersebut.
(Syauqi)












