Kasus HIV di Kotim Meningkat, KPA Ingatkan Remaja Bahaya Pergaulan Bebas

NARDI/BERITASAMPIT - Sekretaris KPA Kotim Asyikin Arpan.

SAMPIT – Jumlah kasus HIV di Kabupaten (Kotim) kembali meningkat. Hingga Juni 2025, tercatat sudah ada 51 orang yang dinyatakan positif terinfeksi HIV/AIDS. 

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kotim, Asyikin Arpan, menyebutkan bahwa dari total kasus tersebut sebagian besar terjadi pada kelompok usia produktif. 

“Penularan masih dominan melalui hubungan seksual berisiko, terutama perilaku seks tidak aman. Rendahnya kesadaran untuk memeriksakan diri juga memperburuk kondisi,” jelas Asyikin, Rabu 17 September 2025.

Ia mengingatkan, perilaku pergaulan tidak sehat seperti seks bebas, hubungan sejenis, hingga suami yang tidak setia kepada pasangan dan berhubungan dengan pekerja seks komersial (PSK) menjadi faktor utama penyebaran HIV/AIDS. 

“Kuncinya ada pada pola hidup sehat, menaati norma sosial dan agama, serta menjauhi hubungan di luar nikah,” tegasnya.

KPA Kotim, lanjutnya, terus melakukan pemantauan rutin bagi Orang dengan Infeksi Virus (ODIV) melalui terapi antiretroviral (ARV). Obat tersebut wajib diminum seumur hidup sesuai jadwal agar daya tahan tubuh tetap terjaga. 

“ODIV dipantau setiap bulan oleh petugas penjangkau bekerja sama dengan rumah sakit. ARV sangat penting agar mereka bisa hidup sehat dan produktif,” tambah Asyikin.

Selain penanganan medis, KPA juga gencar melakukan pencegahan ke sekolah, kampus, dan berbagai kegiatan kepemudaan, termasuk MPLS, Paskibraka, hingga kegiatan Pramuka. 

“Generasi usia 15–24 tahun harus mendapatkan pemahaman sejak dini agar terhindar dari perilaku berisiko,” ungkapnya.

Asyikin menegaskan, dukungan masyarakat sangat dibutuhkan dalam menekan penyebaran HIV. Ia mendorong masyarakat untuk setia pada pasangan, berani melakukan pemeriksaan , serta menjaga perilaku hidup bersih dan sehat.

Data di Dinas Kotim menunjukkan, jumlah kasus HIV di Kotim pada 2023 tercatat sebanyak 91 orang, tahun 2024 menurun menjadi 66 orang, dan per Juni 2025 sudah mencapai 51 orang. 

baca juga ...  Relokasi Pedagang Pasar Keramat Tuai Penolakan: “Pindah ke Dalam, Bukannya Untung Malah Buntung!”

Pemkab Kotim menggelar kegiatan koordinasi lintas instansi untuk pencegahan dan penanggulangan penyakit di Kotim salah satunya HIV/AIDS karena perlu kerjasama semua pihak untuk memberantas penyakit tersebut. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!