Pemkab Kotim Matangkan Rencana Pembangunan Tol Sungai Mentaya, Pengerukan Ditargetkan Mulai Akhir Tahun Ini

NARDI/BERITASAMPIT - Bupati Kotim Halikinnor saat diwawancarai.

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Kotim) mulai mematangkan rencana pembangunan Tol Sungai Mentaya sebagai solusi dangkalnya alur sungai akibat sedimentasi. 

“Harapannya, akhir tahun ini sudah bisa mulai, atau paling lambat awal tahun depan. Proyek ini sangat penting untuk memperlancar distribusi hasil bumi, terutama CPO dan hasil tambang yang sebagian besar akan beroperasi pada tahun mendatang,” tegas Bupati Kotim Halikinnor Kamis 18 September 2025.

Ia menyampaikan jalur baru sepanjang 16 mil tersebut diproyeksikan dapat dilintasi kapal berbobot besar menuju Pelabuhan Sampit.

Kajian awal berupa pra-Feasibility Study (pra-FS) hingga Feasibility Study (FS) telah diselesaikan. Bahkan, menurutnya sudah ada calon investor baru yang siap mendukung pembiayaan pembangunan jalur sungai tersebut.

Sungai Mentaya ini sebenarnya lebar, hanya saja kedalamannya dangkal karena endapan dan tidak pernah dilakukan pengerukan, kapal besar belum bisa masuk.

“Dengan adanya tol sungai, alurnya bisa terpelihara dan kapal besar dapat masuk dengan lebih aman,” ujar Halikinnor, Selasa 17 September 2025.

Ia mengungkapkan, wacana ini telah melalui proses panjang selama bertahun-tahun dengan melibatkan pihak ketiga, salah satunya PT Indika Surabaya. 

Saat ini, pihaknya masih menunggu proses perizinan dari Kementerian Perhubungan sebagai tahapan akhir sebelum pekerjaan dimulai.

Halikinnor juga menekankan bahwa jalur baru ini tidak akan mengganggu alur sungai lama. Pengguna yang melintas nantinya akan dikenakan biaya, namun imbal baliknya adalah jaminan kedalaman sungai yang stabil hingga 10 meter.

Jika alur sungai stabil, kapal dengan tonase besar bisa bersandar langsung di Pelabuhan Sampit tanpa risiko kandas. Tentu dampaknya akan signifikan terhadap peningkatan ekonomi Kotim. (nardi)

baca juga ...  Keluarga Keberatan Tersangka Disebut Mafia Tanah, Pertanyakan darimana Sebutan Itu Berasal
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!