PALANGKA RAYA – Sejumlah aspirasi terkait pendidikan di Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau, mengemuka dalam reses perorangan anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) dari Daerah Pemilihan (Dapil) III.
Juru bicara reses Dapil III, Rusdi Gozali, menyampaikan bahwa SMAN 1 Sematu Jaya membutuhkan perhatian serius, terutama soal akses jalan dan kondisi bangunan sekolah.
“Untuk jalan penghubung dari Jalan Negara ke komplek sekolah telah dibantu pengaspalan oleh pemerintah kabupaten, sedangkan di dalam sekolah lebih kurang 100 meter belum dibangun,” ujar Rusdi saat menyampaikan laporan reses dalam rapat paripurna belum lama ini.
Selain itu, SMAN 1 juga mengusulkan pembangunan sarana olahraga berupa lapangan basket dan fasilitas penunjang ekstrakurikuler lain, termasuk alat-alat kesenian.
“Perlu rehab gedung sekolah yang plafonnya saat ini sudah rusak karena termakan usia,” kata Rusdi.
Di SMKN 1 Sematu Jaya, aspirasi serupa juga muncul. Meski akses jalan menuju sekolah sudah dibantu pemerintah kabupaten dengan cor beton dan aspal, kondisi halaman sekolah masih perlu penataan. Lingkungan sekolah memerlukan perbaikan jalan kurang lebih 100 meter serta tambahan sarana olahraga berupa lapangan basket dan voli.
Rusdi juga menyoroti soal jurusan yang kurang diminati. “Perlunya peninjauan kembali terkait dengan jurusan, selama ini jurusan perikanan tidak diminati oleh siswa, sehingga untuk tahun pembelajaran 2025 ini tidak ada siswa yang mendaftar,” ujarnya.
Persoalan lain yang mengemuka adalah minimnya tenaga pengajar. Saat ini SMKN 1 Sematu Jaya hanya memiliki 13 guru dengan berbagai status, termasuk 6 orang PNS.
“Guru-guru kejuruan masih sangat terbatas di hampir seluruh SMK, sehingga perlu pemikiran bersama untuk penanganannya,” kata Rusdi.
(Syauqi)












